Menu
Close
society

Informasi Berita Terkini

Sir Alex Ferguson Kritik Permainan Arsenal Pascafinal Liga Champions

Smallest Font
Largest Font

Mantan manajer Manchester United Sir Alex Ferguson melontarkan kritik tajam terhadap gaya permainan bertahan Arsenal setelah tim tersebut ditundukkan Paris Saint-Germain (PSG) pada laga final Liga Champions 2026, Sabtu kemarin.

Kritik tersebut disampaikan Ferguson melalui sebuah pesan singkat yang dikirimkan langsung kepada Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi sesaat setelah pertandingan berakhir, sebagaimana dilansir dari Bola yang mengutip laporan media Prancis L'Equipe.

Dalam pesan yang beredar, Ferguson memberikan ucapan selamat atas keberhasilan klub raksasa Prancis tersebut dalam mempertahankan takhta juara Eropa sekaligus menyindir strategi pasif yang diterapkan oleh armada Mikel Arteta.

"Nasser, ini Alex Ferguson. Selamat, ini malam yang berat bagi Anda, tetapi Anda bermain melawan tim yang membosankan dan tidak melakukan apa pun selain bertahan," kata Ferguson.

Ferguson yang pernah dua kali membawa Manchester United mengangkat trofi si Kupang Kembar itu kemudian meminta Al-Khelaifi untuk menikmati keberhasilan tersebut.

"Nikmati masa liburan Anda, Anda pantas mendapatkannya." ujar Ferguson.

Kekalahan dalam babak adu penalti di Puskas Arena, Budapest, tersebut sekaligus membuyarkan impian Arsenal untuk mengawinkan gelar domestik dengan trofi tertinggi Eropa setelah sebelumnya mereka berhasil menjuarai Liga Inggris mengungguli Manchester City.

Arsenal sebenarnya sempat memimpin laga lewat gol cepat Kai Havertz pada menit keenam sebelum disamakan oleh penalti Ousmane Dembele, hingga akhirnya kegagalan eksekusi penalti Eberechi Eze serta Gabriel Magalhaes memastikan kemenangan skuad asuhan Luis Enrique.

Merespons hasil minor di partai puncak tersebut, manajer Arsenal Mikel Arteta memilih bersikap ksatria dan enggan mencari dalih atas kegagalan anak asuhnya.

"Pertama-tama, saya akan menghabiskan beberapa hari bersama keluarga, kemudian kami akan memulai proses evaluasi terhadap apa yang sudah kami lakukan," kata Arteta.

Arteta juga menambahkan bahwa jajaran manajemen klub harus segera bergerak cepat dan berani mengambil langkah krusial demi mendongkrak performa tim ke tingkat yang lebih tinggi pada musim depan.

"Kami akan mulai mengambil beberapa keputusan yang sangat penting jika ingin mencapai level berikutnya. Kami harus menunjukkan ambisi itu karena kami sangat mampu melakukannya, tetapi hal tersebut membutuhkan ambisi yang sangat besar, bergerak sangat cepat, dan mengambil keputusan dengan sangat cerdas," jelas Arteta.

Lebih lanjut, juru taktik asal Spanyol itu memberikan apresiasi tinggi terhadap performa kolektif maupun individu dari tim lawan yang dianggapnya tampil sangat dominan sepanjang pertandingan.

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada PSG, khususnya Luis Enrique, karena menurut saya mereka adalah tim terbaik di dunia." ujar Arteta.

Arteta mengakui kualitas penguasaan bola lini depan Les Parisiens memaksa pasukannya untuk tampil lebih dalam di area pertahanan sendiri.

"Apa yang mereka mampu lakukan saat menguasai bola dan melalui aksi individu para pemainnya adalah sesuatu yang jarang saya lihat. Bahkan ketika Anda tidak berencana bertahan di area tertentu, mereka memaksa Anda melakukannya. Karena itu, para pemain mereka pantas mendapat privilasi lebih," tutur Arteta.

Ketajaman lini depan Arsenal memang menjadi sorotan tajam setelah mereka tercatat hanya melepaskan satu tembakan tepat sasaran dan cuma memegang 25 persen penguasaan bola di laga final tersebut.

Meski gagal di kompetisi Eropa, ratusan ribu pendukung Arsenal tetap memadati wilayah London Utara pada Minggu sore waktu setempat untuk merayakan parade juara Liga Inggris setelah penantian selama 22 tahun.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed