Igor Tolic Pastikan Mariano Peralta Absen Bela Persib Bandung
Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, memastikan pemain anyar Mariano Peralta belum bisa diturunkan pada semifinal dan final Piala Presiden 2026 di Bali, Senin (3/8/2026), sebagaimana dilansir dari Bola.
Kondisi fisik penyerang asal Argentina tersebut dinilai belum berada pada level ideal untuk menghadapi pertandingan krusial pada 4 dan 6 Agustus 2026. Kurangnya waktu adaptasi menjadi alasan utama tim pelatih belum membawanya ke lapangan.
Igor Tolic menjelaskan bahwa Peralta baru menjalani program latihan bersama tim dalam hitungan hari. Hal itu membuatnya dinilai belum siap secara fisik maupun taktik untuk langsung diturunkan dalam pertandingan resmi.
"Jadi dia dipastikan belum siap, karena baru tiga kali latihan. Kalau ada yang bisa menyiapkan pemain untuk berlatih dan langsung bermain dalam tiga hari, ya harusnya orang itu yang jadi pelatih," ujar Igor Tolic, Pelatih Persib Bandung.
Meski tidak diturunkan sebagai pemain utama, Tolic memastikan sang pemain akan tetap dibawa rombongan ke Bali. Tim pelatih juga masih mempertimbangkan kemungkinan namanya masuk ke dalam daftar susunan pemain.
"Dia akan bersama kami dan siap untuk sesuatu. Mungkin kami masukkan ke dalam tim, mungkin tidak. Tetapi setelah beberapa hari latihan, dia dipastikan belum siap untuk bermain," kata Igor Tolic, Pelatih Persib Bandung.
Sementara itu, manajemen Persib menyerahkan seluruh keputusan teknis terkait pemilihan dan penentuan komposisi pemain kepada jajaran pelatih.
"Soal Peralta main atau tidak, saya serahkan kepada pelatih. Di Piala Presiden ini saya juga belum tahu pemain mana yang akan diturunkan. Mudah-mudahan saja, dalam keadaan seperti ini, Persib tetap bisa menang seperti dulu," ucap Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.
Mengenai penunjukan Bali sebagai lokasi pelaksanaan pertandingan, manajemen menilai keputusan tersebut memberikan keuntungan teknis bagi pemusatan latihan tim.
"Itu lebih bagus karena Persib bisa terus menjalani training camp di sana. Mess tim juga ada di Bali, jadi tidak perlu bolak-balik," jelas Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.
Menghadapi partai semifinal melawan Persija Jakarta, manajemen memperkirakan laga duel klasik tersebut akan berjalan ketat sejak awal pertandingan.
"Saya sudah bilang, walaupun Persija kalah di pertandingan pertama, saya yakin akhirnya akan berhadapan dengan Persija," tutur Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.
Persiapan matang dari tim lawan juga menjadi perhatian utama manajemen menjelang laga babak empat besar.
"Saya sudah memprediksi itu karena Persija juga akan melakukan segala cara untuk bisa menang," lanjut Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.
Mengingat besarnya rivalitas antar kedua tim, pihak penyelenggara diminta memaksimalkan skema pengamanan di area stadion.
"Panitia harus siap. Saya teringat final Persib di Jakarta tahun 2014. Waktu itu Presiden Joko Widodo menegaskan pertandingan harus digelar di Jakarta. Pengamanan saat itu sangat luar biasa dan benar-benar menjamin keselamatan Persib," tegas Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.
Manajemen Persib juga mengimbau agar seluruh kelompok pendukung dapat memberikan dukungan secara aman, baik di dalam maupun luar stadion.
"Nobar pasti akan ada di mana-mana. Tapi saya juga tidak bisa mengatakan 'tidak usah datang'. Apa pun yang terjadi, ayo kita tetap mendukung Persib dengan cara yang baik," pungkas Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow