Rupiah Menguat ke Rp18.074 per Dolar AS, Cek Kurs Bank Mandiri dan BCA Hari Ini
Nilai tukar rupiah (IDR) terhadap dolar AS (USD) menguat 37 poin atau 0,20 persen ke level Rp18.074 per dolar AS di pasar spot exchange pada penutupan perdagangan menjelang 1 Agustus 2026. Penguatan mata uang Garuda ini terjadi di tengah indeks dolar AS yang terpantau bergerak naik 0,34 persen ke posisi 100,201.
Pergerakan nilai tukar ini menjadi acuan penting bagi masyarakat, pelaku usaha, hingga pekerja migran yang kerap melakukan transaksi lintas negara. Banyak warga yang melontarkan pertanyaan seperti "berapa harga dolar hari ini" saat memantau fluktuasi pasar valuta asing harian.
Perincian Kurs Dolar AS di Perbankan Nasional
Masyarakat yang ingin melakukan penukaran valuta asing dapat memantau pergerakan harga di berbagai bank nasional. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memperbarui data kurs transaksi secara berkala melalui saluran digital maupun kantor cabang.
Daftar Kurs Dolar AS di BCA
Pada Sabtu, 1 Agustus 2026 pukul 04.00 WIB, BCA mencatatkan nilai tukar e-rate untuk mata uang dolar AS sebesar Rp17.990 untuk kurs beli dan Rp18.080 untuk kurs jual. Sementara itu, pada perdagangan sebelumnya di 31 Juli 2026, e-rate BCA berada di posisi beli Rp18.040 dan jual Rp18.060.
Untuk transaksi di counter fisik, BCA menetapkan kurs TT counter dan bank notes pada 1 Agustus 2026 berada di level beli Rp17.870 dan jual Rp18.150. Angka ini menyesuaikan dari posisi TT counter pada 31 Juli 2026 yang sempat menyentuh beli Rp17.910 dan jual Rp18.190.
Daftar Kurs Dolar AS di Bank Mandiri
Bank Mandiri juga merilis daftar nilai tukar dolar AS untuk nasabahnya pada penutupan Juli 2026. Untuk kategori special rate, Bank Mandiri mematok harga beli sebesar Rp18.065 dan harga jual sebesar Rp18.095 per dolar AS.
Adapun layanan transaksi melalui TT counter dan bank notes di Bank Mandiri ditetapkan pada harga beli Rp17.840 dan harga jual Rp18.140. Nasabah kerap membandingkan angka ini untuk mengetahui "apa kurs jual beli dolar di mandiri" sebelum bertransaksi.
Selain perbankan komersial, acuan resmi nilai tukar mata uang asing juga dirilis oleh Bank Indonesia (BI) serta platform transaksi keuangan global. Bank Indonesia menetapkan kurs transaksi jual USD sebesar Rp18.168,39 dan kurs transaksi beli sebesar Rp17.987,61 per 31 Juli 2026.
Di sisi lain, platform layanan transfer uang Wise.com mencatat nilai tukar tengah pasar real-time untuk 1 USD berada di level Rp18.034. Banyak nasabah awam yang penasaran dan mencari tahu "kurs tengah pasar USD ke IDR itu apa" saat melihat perbedaan angka transaksi tersebut.
| Nominal Dolar AS (USD) | Hasil Konversi Rupiah (IDR) |
|---|---|
| 100 USD | Rp1.803.400 |
| 1.000 USD | Rp18.034.000 |
| 5.000 USD | Rp90.170.000 |
Memahami Istilah Perbankan dan Akses Informasi Kurs
Bagi nasabah yang rutin bertransaksi valuta asing, membedakan jenis kurs menjadi hal penting. Sering timbul pertanyaan dari calon penukar mengenai "perbedaan kurs e-rate dan TT counter" di perbankan. E-rate merupakan kurs real-time yang berlaku untuk transaksi elektronik melalui internet banking atau mobile banking, sedangkan TT counter berlaku untuk transaksi fisik di teller kantor cabang.
Bagi nasabah baru yang belum terbiasa dengan prosedur penukaran valas, pertanyaan mengenai "bagaimana cara cek kurs dolar di bank" dapat terjawab dengan mengakses situs resmi perbankan atau aplikasi perbankan digital masing-masing bank sebelum mendatangi kantor cabang terdekat.
Informasi nilai tukar mata uang dapat berfluktuasi sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar keuangan. Pantau selalu pembaruan informasi kurs resmi dari Bank Indonesia dan lembaga perbankan terkait.
Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ini akan terus dipantau oleh para pelaku pasar global dan domestik menjelang pembukaan perdagangan pekan berikutnya di awal Agustus 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow