Arsenal Raih Pendapatan Fantastis dari Liga Champions Meski Gagal Juara
Arsenal gagal membawa pulang trofi Liga Champions 2025/26 setelah menelan kekalahan lewat adu penalti melawan PSG pada laga final. Meski demikian, klub asal London tersebut tetap memperoleh pemasukan finansial yang luar biasa dari kompetisi tertinggi di Eropa tersebut. Seperti dikutip dari Bola, tim berjuluk The Gunners ini dilaporkan berhasil mengumpulkan total hadiah sebesar 141,18 juta poundsterling atau sekitar Rp3,1 triliun sepanjang partisipasi mereka musim ini.
Arsenal mendapatkan suntikan dana tambahan senilai 16 juta poundsterling setelah mengakhiri kompetisi sebagai runner-up. Catatan impresif skuad besutan Mikel Arteta ini dimulai dengan menyapu bersih delapan kemenangan beruntun pada fase liga, yang sekaligus mengamankan tiket langsung ke babak 16 besar. Setelah itu, Arsenal menyingkirkan Bayer Leverkusen, Sporting CP, dan Atletico Madrid guna melaju ke final pertama mereka sejak tahun 2006.
Walaupun tidak berhasil mengangkat trofi di Budapest akibat kalah dari PSG, jumlah total hadiah yang didapatkan Arsenal justru melampaui pendapatan PSG ketika memenangi Liga Champions pada musim sebelumnya. Kondisi ini membuktikan besarnya potensi pendapatan yang ditawarkan dalam format baru kompetisi garapan UEFA.
The Gunners sebenarnya menunjukkan performa yang sangat dominan di sepanjang turnamen. Namun, impian untuk merengkuh trofi Si Kuping Besar harus kandas setelah mereka kalah dengan skor 3-4 dalam babak adu penalti, menyusul hasil imbang 1-1 yang bertahan selama 120 menit. Hasil akhir ini terasa kian pahit jika melihat konsistensi permainan Arsenal di atas lapangan. Berdasarkan data dari Squawka, anak asuh Mikel Arteta tercatat hanya berada dalam posisi tertinggal dari lawan selama 43 menit di sepanjang pergelaran Liga Champions musim 2025/26.
Statistik tersebut menjadi bukti konkret betapa dominannya performa Arsenal sejak fase grup hingga mereka mampu menembus partai puncak. Kendati demikian, dominasi kuat itu ternyata belum cukup untuk menyudahi penantian panjang klub yang bermarkas di London Utara tersebut.
Catatan Sejarah Kompetisi Eropa
Hingga saat ini, Arsenal masih memegang status sebagai klub yang memainkan jumlah pertandingan terbanyak dalam sejarah Liga Champions dan European Cup tanpa pernah memenangi trofi. Sampai babak final tahun 2026, Arsenal tercatat telah melakoni 226 laga di kompetisi elite Eropa tanpa satu kali pun keluar sebagai juara.
Perjalanan Arsenal pada musim ini sebenarnya sempat mengembuskan harapan yang sangat besar bagi para pendukungnya. Mereka terbukti mampu mendepak jajaran tim raksasa dan tinggal selangkah lagi untuk mengukir sejarah baru.
Namun, faktor keberuntungan belum berpihak kepada Kai Havertz dan rekan-rekan setimnya di pertandingan puncak. Performa impresif di sepanjang musim memperlihatkan bahwa Arsenal tetap mempunyai kans besar untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara Liga Champions pada masa mendatang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow