Lima Bintang Sepak Bola Ini Gagal Tampil di Final Liga Champions
Paris Saint-Germain (PSG) tampil perkasa di pentas Liga Champions 2025/2026 berkat kontribusi besar Khvicha Kvaratskhelia. Pemain asal Georgia tersebut menjadi penentu kemenangan di laga final melawan Arsenal sekaligus menyabet gelar Pemain Terbaik Liga Champions musim ini dengan koleksi sepuluh gol dan enam assist. Kvaratskhelia yang didatangkan dari Napoli pada Januari 2025 dengan nilai transfer €70 juta atau sekitar Rp1,18 triliun langsung sukses mengawinkan gelar Ligue 1 dan Liga Champions di bawah asuhan Luis Enrique.
Meski Kvaratskhelia mampu meraih trofi Liga Champions dengan cepat, sejarah mencatat ada banyak pesepak bola berstatus superstar yang justru tidak pernah memenanginya, bahkan gagal tampil di laga final.
Dikutip dari Bola yang melansir Planetfootball, berikut adalah kisah para pemain top dunia yang belum pernah merasakan atmosfer partai puncak Liga Champions. Legenda Brasil, Ronaldo Nazario, memiliki koleksi dua gelar Piala Dunia, dua Ballon d'Or, dua trofi La Liga, serta Sepatu Emas Eropa, namun tidak pernah memenangi Liga Champions.
Pencapaian tertinggi Ronaldo di kompetisi ini terjadi pada musim 2002-03 saat mengantarkan Real Madrid mencapai babak semifinal sebelum ditumbangkan oleh Juventus. Ronaldo juga gagal mendapatkan medali juara pada musim 2006-07 saat AC Milan keluar sebagai kampiun karena ia tidak didaftarkan akibat baru bergabung dari Real Madrid pada pertengahan musim.
Ruud van Nistelrooy
Ruud van Nistelrooy merupakan salah satu striker tersubur dalam sejarah Liga Champions dengan torehan 56 gol dari 73 pertandingan, namun ia tidak pernah bermain di babak final.
Prestasi terbaik penyerang asal Belanda ini adalah mencapai semifinal musim 2001-02 bersama Manchester United sebelum disingkirkan oleh Bayer Leverkusen karena kalah produktivitas gol tandang.
Setelah memutuskan hengkang ke Real Madrid pada musim-musim berikutnya, Van Nistelrooy tidak pernah lagi mampu membawa timnya melangkah hingga mendekati laga puncak.
Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic tercatat telah melakoni 124 pertandingan di Liga Champions dan mencetak 48 gol saat membela sejumlah klub raksasa seperti Ajax, Juventus, Inter Milan, Barcelona, AC Milan, PSG, dan Manchester United.
Meski membela banyak tim elite, penyerang asal Swedia ini hanya mampu melangkah melewati babak perempat final sebanyak satu kali, yaitu saat mencapai semifinal bersama Barcelona pada musim 2009-10.
Ibrahimovic memiliki kesempatan lain ketika AC Milan lolos ke semifinal musim 2022-23, namun ia tidak bermain satu menit pun di kompetisi tersebut karena mengalami cedera panjang.
Francesco Totti
Francesco Totti mengabdikan seluruh karier profesionalnya selama 25 musim hanya untuk AS Roma dan mencicipi sembilan musim kompetisi Liga Champions yang berbeda.
Sepanjang keikutsertaannya, Totti tercatat tidak pernah menembus babak final dan hanya mampu membawa serigala ibu kota lolos dari babak 16 besar sebanyak satu kali.
Momen tersebut terjadi pada musim 2006-07 saat mengalahkan Lyon, sebelum akhirnya AS Roma disingkirkan oleh Manchester United dengan agregat telak di babak perempat final.
Pavel Nedved
Pavel Nedved menjadi salah satu pemain yang paling tidak beruntung karena harus absen akibat akumulasi kartu kuning saat Juventus berhasil menembus final Liga Champions musim 2002-03.
Gelandang asal Republik Ceko ini tampil krusial dengan mencetak gol di babak perempat final melawan Barcelona dan babak semifinal saat menghadapi Real Madrid.
Akibat kartu kuning yang diterimanya menjelang akhir laga melawan Real Madrid, Nedved terpaksa menyaksikan Juventus kalah dari AC Milan melalui adu penalti di partai puncak yang digelar di Old Trafford.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow