Cole Palmer Ceritakan Libur Tujuh Pekan dan Rencana Xabi Alonso
Gelandang Chelsea, Cole Palmer, sempat merasa kebingungan mengisi waktu luang setelah namanya tidak masuk dalam skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026. Keputusan pelatih Thomas Tuchel membuat pemain berusia 24 tahun tersebut menjalani masa rehat musim panas yang jauh lebih panjang dari biasanya.
Seperti dilansir dari Bola, Palmer mendapatkan waktu istirahat sekitar tujuh pekan. Kesempatan ini datang usai ia melewati musim yang tidak konsisten akibat diterpa cedera bersama Chelsea di bawah kepemimpinan dua manajer berbeda.
"Itu terasa aneh. Pada minggu pertama, saya bahkan tidak tahu harus pergi ke mana," ujar Palmer, dikutip dari The Sun.
Eks penggawa Manchester City ini sempat menghabiskan masa liburan bersama keluarganya. Namun, memasuki pekan keenam, rasa bosan mulai menghampiri hingga ia ingin segera kembali berlatih.
"Saya pergi berlibur dan berpikir, 'Setelah ini saya harus ke mana?' Saya juga terus mengecek kapan harus kembali latihan," tutur Palmer.
"Sejujurnya, setelah sekitar enam minggu, saya mulai bosan. Saya duduk di Marbella sambil berpikir, 'Saya ingin segera kembali berlatih.' Saya tidak pernah menyangka akan berpikir seperti itu," ungkapnya.
"Liburan saya menyenangkan. Saya mendapat waktu sekitar tujuh minggu, sesuatu yang belum pernah saya rasakan. Saya berlibur bersama keluarga dan sekarang merasa lebih segar," ucap mantan pemain Manchester City itu.
Kegagalan menembus tim nasional dijadikan lecutan motivasi bagi Palmer untuk tampil lebih baik. Meski tak ikut berjuang di Amerika Serikat, ia tetap berupaya menyaksikan laga Timnas Inggris walau terkendala perbedaan waktu.
"Kalau seseorang mengatakan Anda pada dasarnya tidak cukup bagus untuk masuk skuad, tentu Anda akan berpikir untuk bekerja lebih keras lagi," katanya.
"Saya menonton beberapa pertandingan. Karena saya sedang berlibur dan pertandingan berlangsung di Amerika, jadwalnya cukup sulit," lanjut Palmer.
"Saya sempat bertahan untuk menonton Inggris melawan Meksiko, tetapi saya tertidur saat jeda babak pertama," ungkap Palmer.
Mengenai peluang membela Timnas Inggris di masa depan, Palmer memilih untuk tidak memikirkannya secara berlebihan saat ini. Ia menegaskan fokus utamanya kini adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi musim baru bersama Chelsea.
"Sejujurnya saya tidak terlalu memikirkan hal itu sekarang. Saya hanya menantikan musim baru bersama Chelsea," ujarnya.
Penurunan performa Palmer pada musim lalu rupanya dipengaruhi oleh masalah cedera pangkal paha yang membekapnya sejak awal kompetisi. Cedera serius pertama dalam kariernya itu sempat membuatnya bingung hingga tetap memaksakan diri tampil di lapangan.
Palmer bahkan sempat terbang ke Eropa untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis guna mempertimbangkan opsi operasi. Namun, langkah pembedahan tersebut pada akhirnya tidak diambil.
"Saya tidak ingat di mana, antara Swedia atau Denmark. Saya pergi menemui seorang dokter," ceritanya.
"Kami sempat membahas operasi, tetapi akhirnya tidak jadi dilakukan," ujarnya.
"Saya benar-benar tidak tahu bagaimana cara menghadapinya," jelas Palmer.
"Pada beberapa bulan pertama saat cedera, saya hanya ingin terus bermain, padahal mungkin seharusnya tidak," katanya.
"Jelas, saya tidak bisa bermain seperti yang saya inginkan. Musim itu berjalan buruk secara pribadi karena cedera dan hal-hal lainnya. Namun, sekarang saya merasa baik. Tujuh minggu libur benar-benar membantu dan saya siap kembali," katanya lagi.
Kini kondisi fisiknya telah membaik dan ia menyambut gembira kehadiran juru taktik anyar Chelsea, Xabi Alonso. Alonso sempat memberikan perhatian dengan mengirimkan pesan singkat setelah mengetahui Palmer absen di Piala Dunia 2026.
"Saat saya diberi tahu tidak berangkat ke Piala Dunia, saya rasa dia sudah mengetahuinya, lalu mengirim pesan kepada saya. Saya tidak ingat persis apa isinya," bebernya.
"Mungkin dia mengatakan agar saya tidak perlu khawatir atau semacamnya. Hal-hal yang biasa, tetapi itu menyenangkan," ungkap pemain kelahiran 6 Mei 2002 itu.
Diskusi mengenai peran taktis di lapangan juga sudah terjalin antara Palmer dan sang pelatih. Alonso memproyeksikan dirinya untuk mengisi posisi nomor 10 guna memaksimalkan area antarlini.
"Kami sudah berbicara. Dia melihat saya bermain sebagai nomor 10, di ruang antarlini dan dekat dengan penyerang. Jadi, nanti kita lihat saja," terangnya.
"Sejauh ini semuanya berjalan baik. Dia dan staf pelatih membawa ide-ide baru yang menyegarkan dan saya sangat menikmatinya," ujar Palmer, yang gabung Chelsea sejak 2023 itu.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow