FIGC Tunjuk Kembali Roberto Mancini Latih Timnas Italia
Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giovanni Malago, mengumumkan penunjukan kembali Roberto Mancini sebagai pelatih Timnas Italia pada Selasa (28/7/2026). Pelatih berusia 61 tahun tersebut diplot mengarsiteki Gli Azzurri untuk menggantikan Gennaro Gattuso yang mengundurkan diri pada Maret 2026, sebagaimana dilansir dari Bola.
Selain merombak posisi pelatih kepala, FIGC juga menunjuk Claudio Ranieri sebagai direktur teknik anyar guna menggantikan Paolo Maldini. Keputusan mendapuk kembali Mancini diambil setelah Italia gagal menembus putaran final Piala Dunia 2026 akibat kekalahan dari Bosnia dan Herzegovina di fase playoff.
"Hari ini kami memiliki pelatih baru dan direktur teknik baru," kata Giovanni Malago, Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Sebelum menjatuhkan pilihan kepada juru taktik yang pernah membawa Italia menjuarai Euro 2020 tersebut, federasi sempat mempertimbangkan beberapa opsi nama lain seperti Antonio Conte, Andrea Pirlo, hingga Thiago Motta.
"Saya merasa sosok yang tepat untuk menjadi pelatih Timnas Italia adalah Roberto Mancini. Ada banyak pertimbangan yang mendasari keputusan ini dan saya bertanggung jawab penuh atas pilihan tersebut," kata Giovanni Malago, Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Mancini mencatatkan rekor 37 laga tanpa kekalahan pada periode pertamanya melatih Italia periode 2018–2023, sebelum akhirnya mundur mendadak untuk menangani Timnas Arab Saudi dan sempat melatih klub Qatar, Al Sadd. Tugas pertamanya pada periode kedua ini adalah memimpin laga UEFA Nations League melawan Belgia pada 25 September 2026.
"Pelatih baru hanya memiliki dua sesi latihan sebelum pertandingan pertama," kata Giovanni Malago, Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Dalam ajang UEFA Nations League, Italia berada di grup berat yang diisi oleh Belgia, Prancis, dan Turki. Malago pun meminta publik untuk tidak membebankan ekspektasi berlebihan mengingat terbatasnya waktu persiapan jelang laga debut tersebut.
"Kami harus memaksimalkan pemain yang kami miliki dan berusaha mempertahankan peringkat Eropa. Jika melihat kekuatan lawan seperti Prancis, Belgia, dan Turki, semua merupakan tim yang tampil di Piala Dunia," kata Giovanni Malago, Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow