Gianni Infantino Mengantongi Dukungan Mayoritas Jelang Pemilihan Presiden FIFA
Presiden FIFA Gianni Infantino mengamankan dukungan resmi dari lebih dari 200 asosiasi anggota untuk kembali memimpin badan sepak bola dunia tersebut, dilansir dari Bola. Kepastian ini menempatkan Infantino pada jalur aman menuju pemilihan dalam Kongres FIFA yang dijadwalkan berlangsung di Rabat, Maroko, pada 18 Maret 2027.
Arus dukungan masif ini tetap mengalir di tengah situasi internal yang kurang kondusif menyusul skandal pembatalan skorsing striker Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun. Batas akhir pengajuan bakal calon presiden sendiri ditetapkan pada 18 November mendatang, dengan Infantino saat ini menjadi calon tunggal.
“Dari laporan yang dihimpun Guardian, hanya tinggal segelintir dari 211 asosiasi anggota FIFA yang belum mengirimkan surat dukungan untuk Infantino. Dengan kondisi ini, ia berada di jalur yang tepat untuk terpilih kembali untuk periode keempat melalui kemenangan mutlak pada kongres bulan Maret mendatang,” tulis The Guardian.
Laporan media tersebut juga mengidentifikasi bahwa kelompok yang belum memberikan dukungan resmi sebagian besar berasal dari sejumlah kecil asosiasi sepak bola di Eropa.
“Sejumlah kecil asosiasi di Eropa termasuk dalam kelompok yang belum memberikan dukungan, dengan Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) sebagai FA dengan profil tertinggi yang belum menyatakan dukungan resmi,” lanjut laporan tersebut.
Meskipun surat dukungan secara teori masih bisa ditarik kembali atau dialihkan sebelum tenggat waktu, posisi Infantino dinilai sangat kuat. Namun, proses ini dilaporkan diwarnai oleh dugaan tekanan internal organisasi.
“Kendati demikian, beberapa FA merasa tetap mendapat tekanan terus-menerus dari internal FIFA untuk mengonfirmasi kesetiaan mereka. Secara teori, tindakan menekan seperti itu tidak diizinkan di bawah kode etik FIFA,” tulis laporan The Guardian.
Keresahan di kalangan asosiasi sepak bola Eropa juga sempat mencuat setelah adanya pengakuan dari Donald Trump mengenai intervensi kartu merah Balogun. Namun, pengaruh penolakan dari benua Eropa dianggap tidak akan menggoyahkan posisi presiden petahana.
“Infantino sebetulnya tidak perlu bergantung pada dukungan Eropa untuk mendapatkan mandat mutlak. Lagi pula, sebagian besar negara di benua tersebut sudah mengonfirmasi dukungan mereka untuk pemilihan kembalinya. Asosiasi Sepak Bola Inggris (English FA) termasuk di antara pihak yang telah mengirimkan surat dukungan mereka jauh-jauh hari sebelum Piala Dunia dimulai,” tulis Guardian.
Upaya untuk memunculkan figur penantang baru dari Eropa sempat bergulir dalam diskusi tertutup Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) selama sepuluh hari terakhir. Ketegangan antara UEFA dan FIFA dipicu oleh kasus Balogun serta pelarangan wasit asal Somalia, Omar Artan.
“Namun, belum jelas apakah jajaran pimpinan badan sepak bola Eropa tersebut tergerak untuk memberikan dukungan resmi kepada kandidat penantang dalam pemilihan nanti,” tulis laporan The Guardian.
Hingga saat ini konsensus untuk menunjuk satu nama penantang belum tercapai secara nyata di internal hierarki sepak bola Eropa.
“Beberapa sumber yang dekat dengan hierarki sepak bola Eropa merasa bahwa seorang kandidat yang setidaknya mampu mengumpulkan 30 atau 40 suara sudah cukup untuk membuka debat publik yang sah mengenai tata kelola dan arah kebijakan FIFA ke depan.”
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow