Harga Bitcoin Hari Ini Bertahan di Kisaran 63000 Dolar AS Setelah Alami Pemulihan Sepekan
Harga Bitcoin hari ini terpantau berada di kisaran 63.022 dolar AS pada Selasa, 7 Juli 2026, setelah sempat mengalami pemulihan yang cukup signifikan sepanjang minggu lalu. Penguatan ini membawa angin segar bagi para pelaku pasar setelah aset kripto terbesar tersebut sempat menyentuh level terendah.
Pasar aset digital ini berhasil bangkit dari tekanan setelah sempat jatuh ke kisaran 58.495 dolar AS pada 1 Juli 2026. Berdasarkan data pergerakan pasar, Bitcoin mencatatkan penguatan antara 4,9 persen hingga 7 persen dalam tujuh hari terakhir.
Kendati mengalami pemulihan mingguan, pergerakan harga Bitcoin hari ini masih menghadapi resistensi teknikal yang cukup kuat di papan perdagangan. Fluktuasi ini terjadi di tengah sentimen pasar yang beragam serta dinamika arus modal global.
Berdasarkan indikator teknikal harian, pergerakan harga Bitcoin saat ini masih berada di bawah beberapa garis rata-rata pergerakan penting. Hal ini menunjukkan adanya tekanan jual yang masih mengintai di pasar spot.
Indikator Pergerakan Rata Rata Bitcoin
Data teknikal menunjukkan bahwa Exponential Moving Average (EMA) 50-hari berada di level 65.739 dolar AS, sementara EMA 100-hari bertengger di 69.453 dolar AS. Sementara itu, garis resistance tren utama terpantau berada di dekat 71.371 dolar AS.
Di sisi lain, batas tengah Bollinger berada di sekitar 61.936 dolar AS dengan Relative Strength Index (RSI) harian berkisar di angka 49. Pada skala mingguan, Simple Moving Average (SMA) 200-minggu tercatat berada pada level 62.867 dolar AS.
Level Fibonacci Retracement
Level Fibonacci retracement 78,60 persen saat ini berada di 65.520 dolar AS. Angka ini dihitung dari level terendah Agustus 2024 di level 49.000 dolar AS hingga rekor tertinggi Oktober 2025 di level 126.199 dolar AS.
Arus Keluar Dana ETF Spot Masih Berlanjut
Menurut laporan dari FXStreet, pemulihan harga Bitcoin minggu lalu terjadi di tengah aksi jual atau penarikan dana bersih dari Exchange-Traded Funds (ETF) spot. Investor institusional tercatat masih mengurangi eksposur mereka pada instrumen ini.
Produk investasi ETF Bitcoin spot mencatat arus keluar dana sebesar 526,64 juta dolar AS dalam satu minggu hingga hari Jumat lalu. Kondisi ini menandai penarikan dana bersih selama delapan minggu berturut-turut sejak pertengahan Mei.
Meskipun demikian, akumulasi arus masuk total untuk ETF spot secara keseluruhan tetap positif sebesar 51 miliar dolar AS. Rata-rata aset yang dikelola oleh instrumen ini sekarang mencapai kisaran 74 miliar dolar AS.
Performa Ethereum dan Aset Lain
Sejalan dengan pergerakan Bitcoin, aset kripto terbesar kedua yaitu Ethereum juga menunjukkan ketahanan di papan perdagangan. Ethereum dilaporkan berhasil bertahan di atas level support krusialnya.
ETF spot Ethereum sendiri mencatat arus keluar sebesar 14 juta dolar AS pada minggu lalu. Jumlah penarikan dana ini menurun drastis jika dibandingkan dengan minggu sebelumnya yang mencapai 273 juta dolar AS.
Sama halnya dengan Bitcoin, arus keluar dari ETF Ethereum ini telah berlangsung selama delapan minggu berturut-turut. Namun, akumulasi arus masuk tetap stabil di angka 11 miliar dolar AS dengan total aset yang dikelola sebesar 9 miliar dolar AS.
Berikut adalah ringkasan data teknikal pergerakan harga Bitcoin hari ini dibandingkan dengan indikator penting pasar:
| Indikator Pasar | Nilai / Level Harga |
|---|---|
| Harga Bitcoin Hari Ini | 63.022 dolar AS |
| Harga Terendah (1 Juli 2026) | 58.495 dolar AS |
| EMA 50-Hari | 65.739 dolar AS |
| EMA 100-Hari | 69.453 dolar AS |
| SMA 200-Minggu | 62.867 dolar AS |
| Level Support Aman Ethereum | 1.700 dolar AS |
Kondisi pasar saat ini menunjukkan fase konsolidasi setelah volatilitas tinggi yang terjadi pada awal bulan. Para pelaku pasar kini terus memantau pergerakan arus modal pada produk ETF spot untuk melihat arah tren selanjutnya.
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.
Hingga saat ini, volume perdagangan harian di berbagai bursa kripto global masih menunjukkan aktivitas yang stabil. Dinamika regulasi global dan rilis data ekonomi makro mendatang diperkirakan akan tetap menjadi penggerak utama volatilitas pasar.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow