Juventus Makin Sulit Gaet Joshua Zirkzee dari Manchester United
Peluang penyerang asal Belanda, Joshua Zirkzee, untuk meninggalkan Manchester United dan bergabung dengan Juventus dikabarkan makin menipis, seperti dilansir dari Bola. Meskipun merekrut Zirkzee sempat dianggap logis bagi Juventus setelah sang pemain tampil impresif di Bologna, perkembangan terkini di bursa transfer mengubah situasi tersebut. Rencana kepindahan Zirkzee ke Turin terhambat oleh manuver transfer Juventus yang baru saja menyelesaikan proses perekrutan Randal Kolo Muani dari Paris Saint-Germain.
Kesepakatan pinjaman dengan kewajiban membeli senilai 45 juta euro tersebut membebani neraca keuangan Juventus karena menggunakan skema pembayaran yang ditunda.
Sebelumnya, Juventus juga harus menyelesaikan kewajiban pembelian Loïs Openda dari RB Leipzig seharga 40 juta euro, sebelum akhirnya meminjamkannya ke Lyon. Laporan Sky Sport Germany menyebutkan bahwa transfer penyerang sayap Bayer Leverkusen, Kerim Alajbegovic, senilai 33 juta euro juga sudah memasuki tahap akhir.
Rentetan pengeluaran besar ini dinilai membuat Si Nyonya Tua tidak lagi memiliki ruang finansial yang memadai untuk memboyong Zirkzee dari Old Trafford.
Sikap Manchester United dan Opsi Klub Lain
Laporan The Athletic menyebutkan bahwa Manchester United sebenarnya terbuka untuk melepas Zirkzee, tetapi manajemen tidak secara aktif mencarikan klub baru untuk sang pemain.
Opsi kepindahan ke Ajax Amsterdam juga tertutup setelah klub asal Belanda tersebut mendatangkan dua pemain lain untuk memperkuat skuad mereka.
Sementara itu, dua klub Premier League sempat menanyakan situasi sang penyerang, meski belum dipastikan apakah ketertarikan tersebut akan berlanjut menjadi tawaran resmi.
Peran Fungsional Zirkzee di Skuad Setan Merah
Sejak tiba di Manchester United, peran Zirkzee dinilai sering disalahartikan sebagai penyerang murni nomor sembilan yang mengandalkan fisik karena posturnya yang tinggi besar. Ulasan SI menyebutkan bahwa karakteristik bermain Zirkzee sebenarnya berbeda dari penyerang tengah konvensional karena ia lebih sering turun ke tengah untuk menjemput bola. "Padahal, gaya bermain Zirkzee berbeda. Meski memiliki karakteristik fisik yang mirip dengan Erling Haaland, ia lebih sering turun menjemput bola untuk membantu membangun serangan daripada menunggu peluang di depan gawang," ulas SI.
Visi bermain dan kemampuan menguasai bola di ruang sempit ditunjukkan Zirkzee saat mencetak satu gol serta satu assist dalam laga pramusim melawan Rosenborg.
"Alih-alih menjadi pelapis Benjamin Sesko sebagai penyerang tengah, Zirkzee disebut lebih cocok menjadi pelapis Bruno Fernandes di posisi gelandang serang atau dimainkan sebagai false nine yang membuka ruang bagi rekan setimnya. Peran tersebut juga terlihat ketika ia memberikan assist kepada Shea Lacey saat menghadapi Rosenborg," lanjut SI. Persaingan memperebutkan posisi utama di lini depan Setan Merah tetap berat bagi Zirkzee lantaran keberadaan Bruno Fernandes dan Matheus Cunha. Kesempatan tampil bagi Zirkzee diprediksi meningkat pada musim 2026/2027 seiring partisipasi Manchester United di League Phase Liga Champions yang menambah jumlah pertandingan tim.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow