Manchester City Ikut Memburu Ayyoub Bouaddi dari Lille
Persaingan untuk mendapatkan gelandang muda Lille, Ayyoub Bouaddi, diperkirakan akan semakin ketat pada bursa transfer musim panas 2026. Seperti dikutip dari Bola, Manchester City kini dilaporkan ikut memburu tanda tangan pemain muda berbakat tersebut. Sebelumnya, nama Ayyoub Bouaddi telah dikaitkan dengan sejumlah klub raksasa Eropa lainnya.
Real Madrid, PSG, dan Arsenal menjadi tim yang sudah lebih dahulu memantau situasi sang pemain. Pemain yang memilih memperkuat Timnas Maroko ini tampil memukau sepanjang fase grup Piala Dunia 2026. Performa impresif tersebut langsung menarik minat dari berbagai klub elite benua biru.
Real Madrid awalnya menjadi tim yang paling agresif memantau perkembangan pemain berusia 18 tahun itu. Los Blancos bahkan sempat mengirimkan tim pemandu bakat khusus untuk melihat penampilannya di Piala Dunia.
Namun, laporan AS yang dikutip dari Sportmole pada Jumat (26/6/2026) menyebutkan situasi kini berubah. Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, dikabarkan mengalihkan bidikannya kepada gelandang Chelsea, Enzo Fernandez. Upaya Real Madrid untuk mendatangkan Enzo Fernandez diprediksi menemui jalan buntu. Chelsea dilaporkan hanya mau melepas sang pemain dengan nilai melampaui 85 juta poundsterling atau sekitar Rp2 triliun.
Meredupnya minat dari Real Madrid segera dimanfaatkan oleh Manchester City. Jurnalis Matteo Moretto mengungkapkan bahwa The Citizens mulai bergerak menjajaki peluang untuk memboyong Bouaddi. Manchester City diprediksi akan melakukan perombakan skuad secara besar-besaran untuk musim mendatang. Selain pergantian posisi manajer dari Pep Guardiola ke Enzo Maresca, Bernardo Silva juga dirumorkan akan hengkang menuju Real Madrid.
Kondisi tersebut memaksa City untuk mencari tambahan kekuatan baru di sektor lini tengah. Karakteristik bermain Bouaddi dinilai sangat cocok untuk mengisi proyek jangka panjang klub asal Manchester tersebut. Lille selaku klub pemilik tidak memiliki niat untuk melepas aset berharganya dengan harga murah.
Pemain yang masih terikat kontrak hingga Juni 2029 itu dibanderol dengan harga minimal 60 juta poundsterling atau berkisar Rp1,41 triliun. Pihak manajemen Lille bahkan menargetkan penjualan Bouaddi bisa memecahkan rekor sebagai salah satu dari tiga transfer terbesar dalam sejarah klub. Nilai tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para peminatnya.
Langkah Manchester City untuk menebus nominal tersebut masih belum bisa dipastikan. Pasalnya, City juga tengah memantau gelandang West Ham United, Mateus Fernandes, serta dikaitkan dengan Elliot Anderson yang memiliki nilai pasar lebih tinggi.
Syarat Khusus dari Sang Gelandang
Walau menjadi komoditas panas di bursa transfer dan diminati klub sekelas PSG serta Arsenal, Bouaddi tidak ingin terburu-buru. Pemain muda ini memiliki kriteria khusus sebelum menentukan pelabuhan baru. Gelandang berkebangsaan Maroko ini disebut hanya mau pindah ke klub yang bisa memberikan garansi menit bermain reguler.
Ia menginginkan peran penting di dalam tim utama klub barunya nanti. Tuntutan tersebut berpotensi menjadi kendala bagi klub-klub peminat. Memberikan posisi utama kepada pemain yang masih berumur 18 tahun tentu menjadi perjudian besar bagi tim papan atas Eropa.
Kendati demikian, posisi tawar Bouaddi diperkirakan akan semakin kuat jika ia terus konsisten bermain bagus bersama Maroko. Kelanjutan performanya di Piala Dunia 2026 akan menjadi kunci penentu destinasi karir berikutnya pada musim panas ini.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow