Mantan Pemain PSS dan PSIM Fajar Listiyantoro Meninggal Dunia
Dunia sepak bola Daerah Istimewa Yogyakarta berduka setelah mantan pemain PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta, Fajar Listiyantoro, meninggal dunia pada Sabtu (25/7/2026) dini hari WIB. Pria berusia 45 tahun tersebut mengembuskan napas terakhir usai berjuang melawan penyakit ginjal, sebagaimana dilansir dari Bola.
Jenazah mantan gelandang bernomor punggung 27 itu disemayamkan di rumah duka Glondong, Kalasan, Sleman. Prosesi pemakaman dilaksanakan pada hari yang sama di TPU Sasono Loyo, Tegal Kalibening, pukul 14.00 WIB.
Kepergian Fajar turut duka dikabarkan oleh sang kakak yang juga mantan pelatih PSS dan PSIM, Seto Nurdiyantoro, melalui media sosial pribadinya.
"Selamat jalan Dik, damai di sisi Tuhan," tulis Seto.
Sebelum wafat, Fajar terpaksa menepi dari aktivitasnya melatih SSB Potorono U-15 karena harus rutin menjalani hemodialisis atau cuci darah. Kondisi kesehatannya terus menurun selama lima bulan terakhir hingga harus menjalani perawatan berkala di rumah sakit.
Gejala awal timbul saat almarhum merasa cepat lelah ketika menaiki tangga stadion untuk menyaksikan pertandingan PSS maupun PSIM.
"Awalnya saya merasa sudah gampang capek. Misalnya pas Sleman main saya lihat, atau PSIM main, kan naik tangga itu. Nah, sampai atas sudah menggos-menggos. Saya merasa memang ada yang enggak beres," ujar Fajar pada 7 Juli 2026.
Hasil pemeriksaan medis pada 14 Maret lalu menunjukkan kadar kreatinin, ureum, serta tekanan darahnya melonjak drastis sehingga tim dokter merekomendasikan tindakan cuci darah.
Semasa karier profesionalnya, anak ke-10 dari 11 bersaudara ini memperkuat PSS Sleman selama lima musim sejak klub promosi ke Divisi Utama pada musim 1999/2000, serta membela PSIM Yogyakarta selama dua tahun. Selain itu, sosok yang dikenal dengan kemampuan lemparan ke dalam jarak jauh ini pernah dipanggil memperkuat Timnas Indonesia U-23.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow