Osmar Loss Vieira Negosiasi Jadi Pelatih Baru Persib Bandung
Rumor mengejutkan datang dari panggung sepak bola tanah air mengenai calon juru taktik baru Persib Bandung. Juru strategi asal Brasil, Osmar Loss Vieira, dikabarkan tengah menjalin komunikasi dengan manajemen Pangeran Biru.
Kabar ini mencuat setelah dirinya menyudahi masa bakti bersama klub raksasa Iran, Persepolis FC. Rekam jejak kepelatihan pria kelahiran Brasil tersebut tergolong mentereng untuk kancah sepak bola Asia.
Seperti dikutip dari Bola, kabar ketertarikan juara bertahan Liga Indonesia ini pertama kali diembuskan oleh media asal Iran, Estedade Football, pada Rabu (1/7/2026).
"Osmar Viera berada di ambang bergabung dengan Liga Indonesia," tulisnya.
"Klub Persib Bandung, juara Liga Indonesia musim lalu, dikabarkan tertarik untuk merekrut pelatih asal Brasil tersebut, dan saat ini proses negosiasi antara kedua pihak masih berlangsung," jelas Estedade Football.
Isu kedatangan pria asal Brasil ini menjadi perbincangan hangat lantaran Persib Bandung saat ini sebenarnya masih dinakhodai oleh Igor Tolic. Namun, profil mentereng sang pelatih tampaknya menjadi daya tarik tersendiri.
Sebelum memulai karier di Asia, ia sempat menukangi sejumlah klub di negara asalnya. Kariernya berawal saat melatih Inter B pada 2009, dilanjutkan ke Juventude pada 2009-2010, serta Corinthians U-20 dalam dua periode, yakni 2013-2015 dan 2015-2017.
Ia juga sempat memimpin Bragantino pada 2015, menjadi asisten pelatih Corinthians pada 2017-2018, hingga naik pangkat menjadi pelatih utama klub tersebut pada 2018. Petualangannya berlanjut ke Guarani pada 2018-2019, EC Victoria pada 2019, asisten pelatih Internacional pada 2021, dan Cianorte pada 2022.
Meskipun baru berkarier selama dua tahun di benua kuning, ia langsung menunjukkan kelasnya dengan raihan trofi yang melimpah. Saat menduduki kursi kepelatihan Buriram United pada periode 2024-2025, ia sukses mempersembahkan empat gelar sekaligus dalam satu musim.
Empat piala bergengsi yang diraihnya bersama klub Thailand tersebut meliputi trofi Liga Thailand, Piala FA Thailand, Piala Liga Thailand, dan ASEAN Club Championship (ACC) 2024/2025. Keberhasilan ini semakin menegaskan reputasinya sebagai pelatih juara.
Tidak hanya sukses di Thailand, ia juga mengukir prestasi manis di Iran bersama Persepolis FC. Setelah menjadi asisten pelatih pada 2022-2024, ia naik menjadi pelatih utama dan sukses mempersembahkan gelar juara Liga Iran 2023/2024.
Secara keseluruhan, statistik kepelatihannya di Asia terbilang sangat impresif. Ia mencatatkan persentase kemenangan atau win rate sebesar 66,35 persen dari total 104 pertandingan yang dilalui bersama Persepolis FC dan Buriram United, dengan rincian 69 kemenangan, 17 hasil imbang, dan 18 kekalahan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow