PSSI Bagi Pemusatan Latihan Timnas Indonesia Jadi Dua Gelombang
Badan Tim Nasional PSSI membagi pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali untuk Piala AFF 2026 ke dalam dua gelombang yang dijadwalkan mulai berjalan pada Minggu, 5 Juli 2026. Langkah ini diambil karena tim nasional akan memanggil sebanyak 50 pemain dalam tahap awal pemusatan latihan tersebut.
Dilansir dari Bola, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji menyampaikan informasi tersebut saat menjadi narasumber diskusi PSSI Pers bertajuk "ASEAN Hyundai Cup 2026: Menjemput Gelar Pertama Indonesia" di Jakarta Selatan, Kamis, 3 Juli 2026. Sebanyak 50 nama yang dipanggil akan mengikuti seleksi ketat di bawah arahan pelatih John Herdman.
"Pemilihan pemain juga kami tentukan dengan baik, berdasarkan berbagai aspek yang detail. Dari 50 nama nanti, kami akan melaksanakan training camp dalam dua gelombang, yaitu sesi pertama dan sesi kedua," ujar Sumardji, Ketua BTN PSSI.
Jumlah pemain yang melimpah pada gelombang pertama dan kedua tersebut nantinya akan dipangkas secara signifikan setelah jajaran pelatih melakukan evaluasi performa.
"Setelah itu, akan kami seleksi kembali menjadi sekitar 24 atau 26 pemain, atau bahkan kurang dari itu." kata Sumardji.
Manajemen tim nasional menegaskan komitmennya untuk mempersiapkan segala kebutuhan tim secara maksimal demi memenuhi target tinggi yang dibebankan dalam turnamen sepak bola Asia Tenggara tahun ini.
"Oleh karena itu, untuk turnamen tahun ini, kami benar-benar mempersiapkannya dengan sebaik-baiknya. Termasuk target yang memang harus bisa kita capai dengan baik," jelas Sumardji.
Selain fokus pada aspek teknis sepak bola dan penyaringan komposisi pemain, PSSI juga menaruh perhatian besar pada kenyamanan serta penyediaan fasilitas pendukung bagi seluruh anggota skuad selama berada di Bali.
"Di samping menyiapkan pemusatan latihan yang baik dan pemain yang berkualitas, tentu ada hal-hal lain yang menjadi perhatian kami, mulai dari bagaimana pemain bisa merasa nyaman ketika berada di tim," papar Sumardji.
Pihak federasi memastikan bahwa hotel tempat menginap, lapangan latihan, serta seluruh sarana penunjang telah dipersiapkan dengan standar terbaik guna mendongkrak motivasi bertanding para pemain.
"Akomodasi kami siapkan dengan baik, seluruh sarana dan prasarana pendukung juga kami persiapkan dengan baik. Semua yang terbaik kami siapkan agar saling mendukung dan membuat pemain memiliki motivasi yang tinggi." sambung Sumardji.
Sumardji mengakui bahwa proses meramu tim tangguh dari puluhan kandidat pemain bukanlah perkara instan, melainkan memerlukan perencanaan yang matang dan perhatian terhadap detail terkecil.
"Sekali lagi, ini bukan pekerjaan mudah. Ini pekerjaan yang sulit dan harus benar-benar dipersiapkan secara detail dengan sebaik-baiknya. Namun, kembali lagi, saya optimistis. Mengapa?" tutur Sumardji.
Keyakinan tersebut didasari oleh rekam jejak dan kemampuan kepemimpinan John Herdman yang dinilai mampu membawa perubahan besar bagi prestasi sepak bola tanah air.
"Karena saya melihat John memiliki kelebihan di situ. Jadi, bersama-sama di PSSI, kami mendorong pelatih dan timnya agar berani mengambil langkah sehingga kita bisa meraih gelar juara. Sekali lagi, ini adalah harapan dan keinginan kita semua," tutur Sumardji.
Federasi berharap segala persiapan yang dilakukan sejak dini dapat berjalan lancar sehingga Timnas Indonesia bisa memutus kutukan enam kali runner-up dan meraih trofi juara AFF untuk pertama kalinya.
"Saya kira, dengan segala hal yang telah dan sedang kita persiapkan secara detail, mudah-mudahan kita diberikan kemudahan untuk bisa menjadi juara," paparnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow