Persib Bandung Tatap Piala Presiden 2026 dan Agenda Padat
Stadion Si Jalak Harupat kembali ditunjuk menjadi arena persaingan Grup A Piala Presiden 2026 dengan Persib Bandung sebagai tuan rumah. Dilansir dari Bola, tim Maung Bandung bakal menjajal kekuatan Arema FC, DPMM dari Brunei Darussalam, serta Tampines Rovers asal Singapura. Status penyelenggara di ajang pramusim ini sejatinya selalu melekat pada Persib dalam delapan edisi berturut-turut.
Meski begitu, dukungan penuh publik Bandung tidak menjamin perjalanan mulus karena prestasi klub cenderung fluktuatif setelah meraih gelar juara pada edisi perdana 2015. Sejarah mencatat Persib pernah empat kali gugur di fase kelompok, yakni pada edisi 2018, 2019, 2024, dan 2025. Musim lalu, langkah Pangeran Biru terhenti di dasar klasemen usai kalah bersaing dari Dewa United dan Port FC.
Menghadapi agenda jadwal yang padat, manajemen Persib memperkuat kedalaman tim dengan mendaratkan enam amunisi anyar. Gabriel Mutombo Kupa, Luka Menalo, Sandy Walsh, Gakuto Notsuda, Ragnar Oratmangoen, serta Balsa Sekulic siap diintegrasikan ke dalam skema permainan.
Tambahan pemain baru ini disiapkan untuk menopang ambisi klub yang akan bertarung di empat ajang berbeda. Selain kompetisi domestik Super League, Persib dijadwalkan tampil pada AFC Champions League Two serta ASEAN Club Championship (ACC) atau Shopee Cup 2026.
Fokus Evaluasi Igor Tolic
Pelatih Igor Tolic menegaskan bahwa seluruh laga pramusim memiliki bobot krusial bagi kesiapan tim. Pengujian fisik, taktik, dan proses adaptasi rekrutan baru menjadi fokus utama dalam turnamen ini. "Begitu melangkah ke lapangan dengan mengenakan jersey Persib, maka pertandingan itu menjadi penting. Jadi tidak ada pertandingan yang tidak penting," kata Igor Tolic.
Ia memandang masa pramusim sebagai bagian penting dari proses pembentukan tim secara menyeluruh. Kesiapan mental dan fisik pemain diuji langsung dalam atmosfer pertandingan kompetitif. "Jadi kami tidak pernah menganggap ada pertandingan yang tidak penting.
Bahkan saat menjalani pemusatan latihan atau pramusim dan menghadapi beberapa tim, semuanya tetap penting," ujar Tolic. Rangkaian laga di Stadion Si Jalak Harupat dimanfaatkan tim pelatih sebagai sarana seleksi terbuka untuk menentukan komposisi utama. Persaingan sehat antarpemain diharapkan mampu mendongkrak kualitas permainan.
"Para pemain harus mempersiapkan diri, menunjukkan kemampuan mereka kepada pelatih. Setelah itu kami akan bersama-sama memutuskan siapa yang berada dalam performa terbaik untuk bermain," tutur Tolic.
Tolic menargetkan terbentuknya struktur skuad yang seimbang di setiap lini. Kedalaman tim dinilai sangat penting agar rotasi dapat berjalan lancar tanpa mengurangi performa di lapangan. "Tujuan kami adalah mempunyai sekelompok pemain, di mana siapa pun bisa masuk, bermain kapan saja, dan memainkan peran penting," ucap Tolic.
Kesempatan tampil akan diberikan secara adil berdasarkan kerja keras dan performa dalam setiap sesi. Semua pemain dituntut memberikan kontribusi maksimal untuk mengamankan posisi mereka.
"Kami memiliki banyak pemain berkualitas. Mereka bekerja keras di setiap pertandingan dan setiap sesi latihan. Pada akhirnya, pemain yang menunjukkan performa terbaik yang akan bermain," kata Tolic.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow