Menu
Close
society

Informasi Berita Terkini

PSIM Yogyakarta Minta Suporter Penuhi Stadion demi Finansial dan Bursa Transfer

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Kehadiran suporter di stadion memegang peranan vital bagi kelangsungan operasional dan kekuatan finansial klub sepak bola. Seperti dilansir dari Bola, manajemen PSIM Yogyakarta mengimbau para pendukung untuk konsisten memenuhi tribune saat tim bertanding.

Direktur Utama PSIM Yogyakarta, Liana Tasno, menjelaskan bahwa dukungan langsung penonton berdampak langsung pada kondisi keuangan tim. Selain itu, manajemen tetap berkomitmen menjaga profesionalisme dan integritas saat menyikapi perubahan dalam komposisi pemain.

"Ini biasa di sepak bola, ada pemain yang enggak cocok di PSIM. Tapi, PSIM harus memperlakukan mereka dengan integritas dan kebaikan," ujar Liana.

"PSIM harus menghormati kontrak yang sudah ada, walau pemain itu belum memberi kontribusi. Bagaimanapun juga kami harus menghormati kontrak yang ada. Jadi, memungkinkan juga buat PSIM untuk memberi kompensasi," imbuhnya.

Menghadapi putaran kedua kompetisi, ketersediaan alokasi dana khusus menjadi kebutuhan krusial bagi setiap klub. Pembelian pemain baru untuk memperkuat kedalaman skuad membutuhkan dukungan finansial yang stabil.

Liana berharap kesadaran suporter untuk meramaikan stadion dapat membantu menyokong kebutuhan anggaran belanja pemain di tengah musim.

"Kalau ditanya idealnya memang begitu. Di putaran kedua harus ada bujet cadangan sendiri. Intinya, tolong suporter penuhi stadion PSIM, karena itu kontribusi banget untuk di paruh musim supaya kami bisa beli pemain baru," pintanya.

"Tapi, jangan lagi nanti bilang, 'Demo aja manajemen PSIM kalau enggak penuhi janji,'. Padahal, kami semua di sini kerja keras sama-sama. Enggak ada mikirin pribadi masing-masing, ini benar-benar buat DIY. Jadi, jangan ada curiga lagi," ucap Liana.

Rencana Jangka Panjang dan Target Kompetisi

Pengelolaan finansial yang terukur menjadi kunci utama agar klub tidak mengalami krisis keuangan di akhir musim. Manajemen menegaskan pentingnya perhitungan presisi dalam pengeluaran agar kewajiban terhadap pemain tetap terpenuhi.

Liana menambahkan bahwa PSIM memiliki ambisi besar untuk terus bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.

"Daripada nanti enggak bisa bayar gaji pemain di akhir musim, itu sangat tidak baik. Semua harus dihitung dengan presisi. Makanya, idealnya memang ada spare bujet di paruh kedua untuk penambahan pemain," katanya.

"Tolong stadion PSIM diramaikan karena menyeimbangkan kebutuhan klub di Liga 1 itu tidak mudah. Banyak banget tuntutan PSIM di Liga 1 dan kami mau di Liga 1 selamanya. Sampai mimpi, semua pasti maunya ke Asia."

"Kami ingin bisa bersaing membawa nama Yogyakarta. Masa orang Indonesia enggak punya mimpi ke sana. Mulailah dari hal kecil dulu. Jadi, tolong PSIM ini memang perlu diramaikan stadionnya," ucapnya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed