Ruben Amorim Siapkan Rencana untuk Luka Modric dan Christian Pulisic
Pelatih anyar AC Milan Ruben Amorim langsung membeberkan rencana strategisnya untuk dua pemain bintang, Luka Modric dan Christian Pulisic, dalam konferensi pers perdana pada Rabu (9/7/2026). Dilansir dari Bola, juru taktik asal Portugal tersebut menegaskan bahwa kedua pemain memegang peran krusial dalam skema permainan yang sedang ia bangun untuk musim 2026/2027.
Amorim memastikan bahwa pengalaman Modric di lini tengah masih sangat dibutuhkan oleh skuad Rossoneri. Pelatih berusia 41 tahun itu mengaku sudah menjalin komunikasi langsung dengan Modric dan mengharapkannya segera bergabung setelah menyelesaikan masa libur pasca-Piala Dunia 2026.
"Luka adalah pemain yang ingin kami pertahankan. Saya sudah berbicara dengannya dua kali dan, jika perlu, saya sendiri yang akan menjemputnya. Dia adalah pilar fundamental bagi kami," ujar Amorim.
Manajemen AC Milan mendatangkan Modric pada musim panas tahun lalu dengan kontrak satu musim plus opsi perpanjangan setahun setelah sang pemain menyudahi kariernya di Real Madrid. Kendati memuji kualitasnya, Amorim mengisyaratkan bakal mengelola waktu bermain gelandang berusia 40 tahun tersebut demi menjaga kebugarannya.
"Saya tidak mengatakan dia akan bermain di setiap pertandingan, tetapi kami ingin terus mengandalkannya. Saya berharap dia kembali dalam beberapa hari ke depan, tetapi untuk saat ini saya membiarkannya beristirahat," tambah Amorim.
Selain Modric, Amorim juga menyiapkan taktik khusus untuk Christian Pulisic dengan menggeser posisinya menjadi inverted winger yang bergerak ke area tengah. Langkah ini diambil karena karakteristik Pulisic dinilai sangat ideal untuk membongkar pertahanan rapat tim-tim Liga Italia.
"Pulisic adalah pemain bertalenta besar. Dia sangat cocok dengan cara bermain sepak bola di Italia, terutama saat menghadapi tim yang bertahan rapat. Dia bisa menjadi pembeda," kata Amorim.
Mantan pelatih Sporting CP tersebut meyakini bahwa perubahan posisi ini akan memberikan keleluasaan lebih bagi pemain timnas Amerika Serikat itu dalam membuka ruang dan mengancam gawang lawan.
“Saya memiliki gambaran yang sangat jelas mengenai bagaimana saya ingin memainkannya dengan memanfaatkan kaki dominannya dari sisi berlawanan (inverted),” lanjutnya.
Saat ini Pulisic masih menjalani masa istirahat setelah memperkuat negaranya di Piala Dunia 2026. Pemain berumur 27 tahun tersebut sempat mengalami cedera pergelangan kaki dan lutut saat melawan Belgia, tetapi ia optimistis bisa pulih total sebelum latihan pra-musim AC Milan dimulai.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow