Ganda Putra Sabar/Reza Lolos ke Semifinal Polytron Indonesia Open 2026
Pasangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/M. Reza Pahlevi Isfahani, mengamankan tiket semifinal Polytron Indonesia Open 2026 setelah menumbangkan wakil China, Chen Bo Yang/Liu Yi, di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, dilansir dari Bola.
Kemenangan dua gim langsung dengan skor kembar 21-15 dan 21-15 tersebut membuat Indonesia dipastikan mengunci satu tempat di babak final. Hasil ini juga membuat rekor pertemuan kedua pasangan menjadi imbang 1-1, setelah sebelumnya Sabar/Reza kalah di Badminton Asia Championships 2025.
Dukungan penuh dari para penonton yang memadati arena pertandingan di Jakarta diakui menjadi faktor penting yang membakar semangat juang pasangan non-pelatnas tersebut selama berlaga di lapangan.
“Suporter yang ada di Istora sangat ramai, jadi kami juga semakin percaya diri dan semakin berapi-api untuk menang,” kata Reza.
Kemenangan ini juga tidak lepas dari kepatuhan mereka terhadap strategi penasihat teknis yang memberikan arahan tepat dari pinggir lapangan.
“Kami bisa menjalankan apa yang ko Hendra Setiawan instruksikan ke kami berdua. Alhamdulillah polanya berjalan lancar dan tadi kami bisa konsisten dari awal sampai akhir,” tambah Sabar.
Pada babak semifinal, Sabar/Reza akan menghadapi kompatriotnya, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Pasangan muda Indonesia tersebut melaju ke empat besar setelah membuat kejutan dengan menyingkirkan ganda putra asal Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, lewat pertarungan sengit yang berakhir dengan skor 16-21, 24-22, dan 21-18.
Menghadapi juniornya di semifinal, Sabar/Reza mewaspadai kecepatan dan rasa percaya diri tinggi yang sedang dimiliki oleh sang lawan.
“Raymond/Joaquin pemain yang cepat, mereka juga sangat percaya diri, dan sekarang mungkin lagi pede-pedenya. Kami bisa lihat, main gaya apa pun juga sepertinya bolanya masuk saja," ujar Reza.
Mengingat potensi besar yang dimiliki lawan, Sabar/Reza bertekad untuk mempersiapkan strategi antisipasi yang matang agar dapat tampil maksimal.
"Kami akan antisipasi hal ini, karena mereka masih muda dan sangat berpotensi juga untuk ke depannya. Ya semoga kami besok bisa mengeluarkan kemampuan terbaik melawan mereka."
Komunikasi intensif dan konsentrasi penuh di lapangan menjadi fokus utama yang harus dijaga agar tidak kehilangan momentum dalam pertandingan berkecepatan tinggi itu.
"Kami harus sama-sama saling mengingatkan saja kebiasaan mereka, karena juga dari segi permainan memang cepat ya. Jadi kami harus benar-benar fokus, jangan sampai hilang fokusnya,” imbuhnya.
Laga ini akan menjadi pertemuan ketiga bagi kedua pasangan, di mana rekor head-to-head saat ini masih berstatus sama kuat 1-1. Pertemuan terakhir mereka terjadi pada ajang Daihatsu Indonesia Masters 2026 yang dimenangkan oleh Raymond/Joaquin melalui dua gim langsung 21-19 dan 21-14.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow