Shin Tae-yong Resmi Latih Persija Jakarta dan Emban Target Asia
Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong kini resmi mengemban tugas baru sebagai juru taktik Persija Jakarta. Juru taktik asal Korea Selatan tersebut menegaskan bahwa pujian maupun kritikan masa lalu tidak akan mengalihkan fokusnya bersama klub baru.
Seperti dikutip dari Bola, Shin Tae-yong sebelumnya menukangi Timnas Indonesia termasuk kategori U-23 sejak 2020 hingga Januari 2025. Di bawah arahannya, Skuad Garuda mencatatkan berbagai perbaikan performa yang cukup signifikan.
Berkat dukungan program naturalisasi masif dari PSSI, ia membawa Timnas Indonesia U-23 menembus semifinal Piala Asia U-23 2024. Selain itu, ia meloloskan tim senior ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia sebelum posisinya digantikan oleh Patrick Kluivert.
Sejumlah pilar muda lokal juga berhasil diorbitkan menjadi kekuatan inti di era kepemimpinannya. Nama-nama seperti Rizky Ridho, Pratama Arhan, Witan Sulaeman, Ernando Ari, dan Marselino Ferdinan merupakan pemain belia yang mencuat di bawah asuhannya.
Di sisi lain, PSSI dan EA Sports FC resmi menjalin kerja sama eksklusif selama dua tahun. Timnas Indonesia dijadwalkan hadir di EA Sports FC Mobile dan EA Sports FC 26 mulai 28 Mei 2026 dengan jersey, logo, serta wajah pemain autentik.
Walau sering mendapatkan sanjungan, eks pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 ini juga tidak luput dari kritik. Sorotan tersebut biasanya terkait dengan gaya permainan, penentuan komposisi pemain, hingga kendala komunikasi.
Saat memulai langkah baru bersama Persija Jakarta, pria berusia 57 tahun tersebut memilih untuk melupakan dinamika masa lalu. Seluruh tenaga dan pikirannya kini dicurahkan demi membawa Macan Kemayoran meraih prestasi terbaik pada musim 2026/2027.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Shin Tae-yong melalui penerjemahnya, Jeong Seok Seo alias Jeje, dalam sebuah sesi di kanal YouTube "JMTV".
"Jujur, coach Shin datang lagi ke Indonesia karena Persija Jakarta. Jadi, ya itu hal-hal yang sudah berlalu. Sebenarnya tidak perlu kita bahas lagi.
Memang masyarakat Indonesia menanyakan dan penasaran karena mereka juga ingin Timnas Indonesia berkembang, tetapi ya itu sudah berlalu dan tidak perlu membuat hubungan yang tidak baik dengan siapa pun. Jadi, coach Shin datang ke sini untuk Persija," tutur Jeje menyarikan jawaban STY.
Memori Unik Selama Membesut Timnas
Pelatih asal Korea Selatan ini mengaku mengantongi banyak kenangan unik dan lucu selama menukangi Skuad Garuda. Salah satu momen yang paling diingat adalah ketika para pemain menceburkannya ke dalam bak es (ice bath).
"Kenangan banyak, terlebih yang lucu. Masih ingat seperti Rizky Ridho, Marcelino Ferdinan, Witan Sulaeman, Pratama Arhan itu kan memang mulai dari mereka umur 18 tahun sudah sama coach Shin."
"Artinya timnas U-20, U-23 sampai senior itu bersama terus dan banyak bercanda juga dengan mereka. Kadang mereka juga ya ceburin coach Shin ke ice bath," lanjut Jeje.
Ketertarikan Karena Target Manajemen
Keputusan Shin Tae-yong untuk menerima pinangan Persija Jakarta sempat mengejutkan banyak pihak. Ia bersedia mengambil kesempatan ini setelah mendengarkan rencana serta target besar dari pihak manajemen klub.
Persija Jakarta dilaporkan tidak sekadar mengincar trofi juara di kompetisi kasta tertinggi domestik. Tim ibu kota ini juga memiliki ambisi besar untuk bisa bersaing dan berbicara banyak di level Asia.
"Hati coach Shin terbuka sejak diajak oleh owner Persija, Pak Nirwan (Nirwan Bakrie). Lalu selesai meeting, mau jadinya. Coach Shin sangat terkesan karena dari manajemen juga ingin membuat Persija tak hanya berprestasi di liga, tapi juga di Asia. Jadi, karena itu ya coach Shin tertarik," kata Jeje.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow