Menu
Close
society

Informasi Berita Terkini

Ubaya dan Perbanas Raih Juara Campus League 2026 Basketball

Smallest Font
Largest Font

Tim putri Universitas Surabaya (Ubaya) dan tim putra Institut Perbanas berhasil meraih gelar juara nasional dalam babak final Campus League 2026 Basketball The Nationals yang berlangsung di Basketball Court Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, pada Sabtu (13/6/2026).

Dilansir dari Bola, tim putri Ubaya mengamankan posisi puncak setelah menumbangkan Soegijapranata Catholic University (SCU) dengan skor akhir 59-51 pada pertandingan Sabtu sore. Kemenangan ini sekaligus menandai berakhirnya musim pertama dari kompetisi Campus League tersebut.

Pertandingan di sektor putri berjalan sangat ketat sejak awal laga, di mana perolehan poin kedua tim hanya berselisih tipis dalam tiga kuarter pertama. Ubaya kemudian memastikan kemenangan pada kuarter penentu lewat strategi tembakan yang akurat, termasuk beberapa kali tembakan tiga angka.

"Kita akhirnya sudah menemukan juara nasional, yaitu Institut Perbanas untuk tim putra dan Universitas Surabaya untuk yang putri. Pertandingan final tadi menegangkan, bahkan ada yang overtime," ujar CEO Campus League, Ryan Gozali, Sabtu (13/6/2026).

Sebagai pemenang di kategori putra, tim Institut Perbanas juga mengamankan tiket untuk mewakili Indonesia dalam ajang Asian University Basketball League (AUBL) yang dijadwalkan bergulir pada Januari 2027.

"Juara putra akan melanjutkan kiprahnya di AUBL mewakili Indonesia, nantinya akan satu grup dengan sejumlah universitas dari Australia, kemudian juga ada dari Makau dan yang lain," lanjut Ryan.

Kesuksesan penyelenggaraan musim perdana ini diharapkan dapat memicu kontribusi yang lebih besar dari berbagai perguruan tinggi lainnya terhadap perkembangan dunia olahraga nasional.

"Semgoa bisa menjadi konsisten tahun demi tahun, dengan begitu kampus mau menginvestasikan dananya ke olahraga, baik melalui beasiswa, penyediaan logistik, atau infrastruktur," harap Ryan.

Pelatih tim putri Ubaya mengungkapkan bahwa ketenangan pemain menjadi kunci utama timnya mampu membalikkan keadaan meskipun sempat tertinggal dari lawan.

"Tidak ada rahasia khusus, yang kiat pentingkan adalah kebersamaan. Makanya kita sempat ketinggalan, anak-anak tetap bermain tenang," ujar pelatih tim putri Ubaya, Wellyanto Pribadi.

Strategi merata dalam kemampuan menembak juga menjadi keunggulan tersendiri yang membuat pola permainan Ubaya menjadi sulit diantisipasi.

"Salah satu keunggulan tim ubaya adalah 12 pemain semua shooting. Jadi kalau ada yang ga jalan shooting, yang lain pasti bisa menggantikan. Suit diprediksi lawan karena semua bisa shooting," lanjutnya.

Rasa bangga turut disampaikan oleh salah satu penggawa andalan Ubaya atas pencapaian maksimal yang diraih setelah melewati seluruh rangkaian kompetisi.

"Kerja keras sejak persiapan, fase regional, hingga The Nationals, terbayarkan karena kami berhasil menjadi juara. Kami tentu sangat bangga dengan hasil maksimal ini dan ingin mempersembahkannya untuk orang tua, kampus, tim pelatih, dan semua yang telah mendukung perjuangan kami," tegas Selly Margaretha, power forward Ubaya.

Pada kategori putra, Institut Perbanas yang berstatus sebagai tim peringkat ketiga regional Jakarta sukses mencatatkan kemenangan dramatis 47-45 atas Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Laga harus dilanjutkan melalui babak overtime selama lima menit setelah kedua tim bermain imbang 40-40 hingga kuarter keempat berakhir.

"Saya memang sudah yakin dengan anak-anak. Perbanas mentality! Mau siapa pun yang main, tetap Perbanas.

Terbukti hari ini, di kuarter terakhir. Saya sampai kehilangan kata-kata. Kami peringkat ketiga di regional, tapi bisa menjadi juara di level nasional," ujar pelatih Perbanas, Zulfahrizal.

Gelar juara ini terasa semakin spesial bagi tim putra Perbanas karena diraih dengan mengandalkan kerja keras serta kekompakan seluruh anggota tim tanpa kehadiran pemain bintang.

"Sungguh luar biasa, meskipun kami bukan tim unggulan dan tanpa diperkuat pemain IBL, tetapi sanggup membuktikan diri keluar sebagai juara di The Nationals. Saya juga tidak menyangka teman-teman bisa step-up semua dan terus berjuang hingga akhir,” ujar Muhammad Haikal Malik, pemain Perbanas.

Sementara itu, posisi peringkat ketiga untuk sektor putri berhasil diamankan oleh tim tuan rumah UPH setelah memetik kemenangan 61-43 atas UKSW Salatiga. Pada sektor putra, posisi ketiga ditempati oleh tim putra Ubaya yang sukses mengalahkan UPH dengan kedudukan akhir 63-51.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed