Menu
Close
society

Informasi Berita Terkini

Zinedine Zidane Resmi Latih Timnas Prancis Gantikan Didier Deschamps

Smallest Font
Largest Font

Zinedine Zidane resmi melangkah ke kursi pelatih kepala Timnas Prancis untuk menggantikan Didier Deschamps yang mengakhiri masa tugasnya seusai Piala Dunia 2026, dilansir dari Bola.

Keputusan ini mengakhiri masa penantian publik Les Bleus. Legenda sepak bola tersebut mengabaikan sejumlah penawaran dari berbagai klub demi mewujudkan impian lamanya membesut tim nasional.

Penunjukan figur berusia 53 tahun itu menandai babak anyar bagi Timnas Prancis. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan kesinambungan prestasi sekaligus penyegaran di dalam ruang ganti skuad Les Bleus.

Perjalanan karier sosok kelahiran Marseille tahun 1972 ini bermula dari kawasan La Castellane. Bakatnya mulai terasah saat membela Cannes serta Bordeaux sebelum menembus skuad Les Bleus pada usia 22 tahun.

Karier internasionalnya terus melonjak sewaktu memperkuat Juventus. Ia kemudian menjadi pahlawan kemenangan Prancis pada final Piala Dunia 1998 lewat dua sumbangan gol sundulan ke gawang Brasil.

Keberhasilan tersebut berlanjut dengan raihan trofi Euro 2000. Sepanjang kariernya di Real Madrid, ia juga mengukir gol voli ikonik pada final Liga Champions 2002.

Usai gantung sepatu, Zidane menempuh pendidikan manajemen olahraga di Limoges untuk memperoleh lisensi kepelatihan. Ia lalu mengabdi di Real Madrid sebagai penasihat hingga asisten pelatih.

Kepercayaan sebagai manajer utama Real Madrid didapatnya pada 2016. Pada periode tersebut, ia sukses mempersembahkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun serta dua trofi LaLiga.

Mantan rekan setimnya, Didier Deschamps, memberikan pujian atas rekam jejak tersebut.

"Sebagai pemain dia sudah luar biasa, lalu memiliki kehidupan kedua sebagai pelatih dan kini menjadi pelatih yang luar biasa," ujar Didier Deschamps.

Kini Zidane mewarisi komposisi pemain berbakat seperti Kylian Mbappe, Michael Olise, serta Ousmane Dembele. Target utamanya adalah mengembalikan daya saing Prancis setelah gagal menembus final Piala Dunia 2026.

Dalam menjalankan tugasnya, Zidane memilih fokus pada pendekatan hubungan antarmanusia dibanding kerumitan taktik.

"Saya bukan pelatih terbaik dalam urusan taktik, tetapi saya memiliki hal lain. Saya sangat memahami ruang ganti dan cara berpikir seorang pemain, dan bagi saya itu sangat penting," kata Zinedine Zidane.

Pendekatan tersebut menjadi tumpuan sang juru taktik dalam memimpin era baru Les Bleus dari tepi lapangan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed