Menu
Close
society

Informasi Berita Terkini

AFC dan Concacaf Kritik Rencana FIFA Bentuk Entitas Baru Bisnis Komersial

Smallest Font
Largest Font

Pada 30 Juli 2026, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Concacaf mengkritik rencana FIFA untuk memisahkan bisnis komersialnya ke entitas baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE) tanpa melibatkan kedua konfederasi dalam diskusi sebelumnya. AFC menyatakan kecewa karena FIFA mengumumkan proposal tersebut kepada publik sebelum mereka diberi kesempatan menelaahnya secara resmi. Concacaf mengaku baru mengetahui kabar ini melalui laporan media dan siaran resmi FIFA, memprihatinkan kurangnya proses yang seharusnya dijalankan. Presiden AFC, Shaikh Salman, dan Presiden Concacaf, Victor Montagliani, yang juga Wakil Presiden FIFA, mengaku tidak mengetahui rencana Presiden FIFA Gianni Infantino tersebut meski dikenal sebagai pendukungnya.

FIFA menjelaskan administrasi sedang mengkaji konsep penyatuan seluruh hak komersial, termasuk hak siar, sponsor, penjualan tiket, dan lisensi, dengan operasional penyelenggaraan turnamen melalui pembentukan FFE.

"Sesuai dengan mandatnya, administrasi FIFA sedang menjajaki konsep menyatukan hak komersial FIFA (yang meliputi penyiaran, sponsor, penjualan tiket, dan perizinan), dengan penyelenggaraan operasional turnamen FIFA melalui pembentukan FIFA Forward Enterprise," tulis pernyataan FIFA. AFC mempertanyakan proses lahirnya proposal ini dan menegaskan inisiatif sebesar ini harus berdasarkan tata kelola yang baik, transparansi, dan konsultasi yang bermakna dengan seluruh pemangku kepentingan.

"AFC memahami pentingnya mencari pendekatan baru untuk memperkuat masa depan sepak bola dunia. Namun, inisiatif sebesar ini harus didasarkan pada prinsip tata kelola yang baik, transparansi, dan konsultasi yang bermakna," ujar AFC. AFC meminta proposal yang berpotensi mengubah masa depan bisnis sepak bola itu dibahas secara menyeluruh dengan konfederasi, asosiasi anggota, dan pihak terkait sebelum diajukan untuk persetujuan.

Concacaf juga menyampaikan kekecewaan karena rincian proposal sudah dipublikasikan sebelum dibahas dengan badan tata kelola maupun pemangku kepentingan relevan. "Kami berbagi kekecewaan dengan banyak pihak di kawasan kami dan komunitas sepak bola karena rincian proposal ini sudah dipublikasikan sebelum dibahas dengan badan tata kelola maupun para pemangku kepentingan yang relevan," kata Concacaf. AFC meminta FIFA memberikan informasi lengkap dan waktu cukup agar semua pihak dapat menilai proposal dari aspek tata kelola, hukum, komersial, dan dampak strategisnya.

Meski demikian, FIFA disebut sudah menetapkan tenggat waktu 19 September bagi federasi anggota untuk menyetujui rencana tersebut.

Federasi yang menyetujui proposal FFE dijanjikan tambahan dana hibah sebesar 12 juta dolar AS, sedangkan yang menolak akan tetap menerima pendanaan seperti sebelumnya. Ultimatum ini diberikan sebelum proposal resmi diajukan ke Dewan FIFA atau Kongres FIFA, forum yang seharusnya menjadi pengambil keputusan melalui persetujuan mayoritas asosiasi anggota, sehingga menimbulkan sorotan atas proses yang tidak sesuai tata kelola.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed