Concacaf Tolak Proposal Penjualan Saham Kompetisi FIFA kepada Investor
Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (Concacaf) bersama asosiasi anggotanya menolak rencana Presiden FIFA Gianni Infantino yang mengusulkan penjualan sebagian kepemilikan perusahaan pengelola kompetisi FIFA kepada investor swasta, dilansir dari Bola. Dalam proposal tersebut, FIFA ingin membentuk perusahaan baru yang bernilai sekitar 20 miliar dolar AS untuk mengelola berbagai kompetisi termasuk Piala Dunia putra dan putri, dengan sebagian saham dijual kepada modal ventura. FIFA menegaskan kendali atas Piala Dunia tetap di tangan FIFA, tetapi proposal ini tetap mendapat penolakan terutama dari Concacaf dan beberapa asosiasi lainnya.
Concacaf menyatakan bahwa dalam rapat bersama 41 asosiasi anggotanya dan Dewan FIFA, mereka menyampaikan keprihatinan karena proses pembahasan yang minim dan tenggat waktu singkat hingga 19 September 2026, yang dinilai membingungkan.
"Para anggota kami menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap minimnya proses yang semestinya dijalankan dalam pembahasan proposal, tenggat waktu yang dinilai terlalu singkat, serta belum adanya peninjauan maupun persetujuan dari badan tata kelola FIFA yang berwenang," ujar pernyataan resmi Concacaf. Concacaf juga mempertanyakan urgensi proposal ini karena Piala Dunia 2026 yang baru selesai disebut sebagai edisi paling menguntungkan dalam sejarah FIFA.
"Kami mempertanyakan alasan perlunya melibatkan investasi ekuitas swasta untuk mendanai program FIFA Forward yang baru maupun yang sudah berjalan," kata Concacaf. Selain menolak, Concacaf menugaskan perwakilannya di Dewan FIFA untuk berdiskusi mengenai kemungkinan memanfaatkan cadangan dana FIFA saat ini guna meningkatkan pendanaan program FIFA Forward di kawasan Concacaf.
Organisasi ini juga menekankan pentingnya setiap kebijakan baru mengikuti mekanisme tata kelola sesuai Statuta FIFA.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow