Menu
Close
society

Informasi Berita Terkini

Faris Aditama Resmi Berpisah dengan Persik Kediri Setelah Sebelas Musim

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Kebersamaan panjang antara Faris Aditama dan Persik Kediri akhirnya resmi berakhir. Setelah sebelas musim mengabarkan panji Macan Putih, ikon lokal tertua asli Kediri tersebut dipastikan berpisah menjelang kompetisi BRI Super League 2026/2027, seperti dilansir dari Bola.

Sosok berusia 38 tahun ini menjadi pemain lokal asal Kediri ketiga yang memutuskan angkat kaki dari skuad Persik. Sebelumnya, Yusuf Meliana telah lebih dulu hijrah menuju Persebaya, sedangkan Vava Mario Yagalo hingga saat ini dilaporkan belum menemukan pelabuhan klub baru.

Manajemen Persik sepenuh hati menyampaikan terima kasih kepada Faris Aditama yang pernah merasakan jatuh bangun bersama klub kebanggaan Persikmania tersebut.

Durasi sebelas musim pengabdian Faris di Persik menyamai rekor loyalitas milik gelandang legendaris, Harianto. Uniknya, kedua pemain ini sama-sama pernah mengemban tugas sebagai kapten tim pada era yang berbeda, dan Faris kerap dipanggil dengan sebutan Pak Lik oleh rekan-rekannya demi menghormati senioritas sang pemain.

"Faris Aditama merupakan sosok pemain, yang tidak hanya menjadi panutan. Tapi juga teladan baik di dalam ataupun luar lapangan. Dia menjadi mentor dalam segi teknis dan sikap," ujar Manajer Tim Persik, Rachmad Tri Kuncara.

Karier Faris bersama Persik dimulai pada periode pertama tahun 2010 hingga 2015, di mana ia sempat mengawal perjuangan tim di kompetisi ISL musim 2014/2015. Faris kemudian sempat melanglang buana ke beberapa klub domestik sebelum akhirnya pulang ke Kediri pada musim 2018/2019.

Kepulangannya saat itu bertepatan dengan momen Persik yang baru saja promosi ke Liga 2. Faris sukses mengantarkan tanah kelahirannya merengkuh gelar juara sekaligus meraih tiket promosi ke Liga 1 2020, yang juga menjadi awal mula dirinya dipercaya mengenakan ban kapten.

"Faris Aditama menghadirkan banyak memori untuk Persik. Sebuah kebanggaan dan kehormatan besar bisa bekerja sama dengan Faris Aditama," ujar Kuncara.

Selama berseragam Persik, pemain yang identik dengan nomor punggung 13 ini menorehkan total 111 penampilan di berbagai ajang resmi dengan sumbangan sembilan gol dan enam assist.

Simbol Loyalitas dan Komitmen

Faris juga mencatatkan konsistensi performa yang menarik, di mana ia tidak pernah absen mencetak gol sejak musim 2019/2020 hingga musim 2023/2024. Walau namanya absen dari papan skor pada musim 2024/2025, ia tetap berkontribusi lewat torehan satu assist.

Salah satu sumbangsih krusialnya terjadi pada pekan ke-33 musim 2023/2024. Gol dari Faris sempat membawa Persik memimpin 4-3 atas PSS Sleman, sebelum laga akhirnya selesai dengan skor imbang 4-4.

"Waktu yang sangat panjang. Faris Aditama adalah simbol loyalitas, komitmen serta semangat dari seorang pemain. Nama Faris sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dari sejarah emas Persik.

Hanya klub legendaris yang memiliki pemain legendaris. Faris akan selalu memiliki tempat khusus di hati para suporter dan klub," ujar Kuncara.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed