Federico Chiesa Siap Bertahan dan Embas Peran Baru di Liverpool
Winger asal Italia, Federico Chiesa, menegaskan komitmennya untuk tetap berkostum Liverpool meski sempat melewati dua musim yang serba sulit saat tim masih ditangani Arne Slot.
Kesempatan anyar kini membayang di hadapan Chiesa seiring masuknya Andoni Iraola sebagai juru taktik baru The Reds, sebagaimana dilansir dari Bola.
Guna mengamankan menit bermain yang lebih banyak pada musim 2026/2027, pemain berusia 28 tahun tersebut menyatakan kesiapannya untuk beradaptasi dengan peran baru di lapangan.
Chiesa diboyong dari Juventus dengan nilai transfer mencapai 12,5 juta pound sterling dan menjadi rekrutan perdana pada era kepemimpinan Arne Slot.
Kendati demikian, kiprahnya bersama Timnas Italia di Anfield tidak berjalan mulus. Dalam rentang dua musim terakhir, ia cuma mencatatkan sembilan kali kesempatan sebagai starter dari total 50 penampilan di seluruh ajang.
Peluang untuk angkat kaki sebenarnya sempat terbuka pada bursa transfer Januari lalu. Namun, pihak klub memilih untuk mempertahankannya lantaran Alexander Isak dibekap cedera dan Mohamed Salah harus bertugas membela Mesir di ajang Piala Afrika.
Komitmen tinggi tetap ditunjukkan oleh pemain bernomor punggung tersebut meski porsi tampilnya terbilang minim.
"Saat ini saya bahagia berada di Liverpool. Saya mencintai klub ini, mencintai para suporter, saya mencintai semuanya. Saya hanya berusaha memberikan yang terbaik agar mendapat kesempatan bermain," ujar Chiesa.
Ia mengungkapkan bahwa diskusi awal dengan Iraola lebih banyak berfokus pada strategi taktik serta skema pressing yang hendak diterapkan musim ini. Momen pergantian pelatih ini dinilainya sebagai titik balik yang wajib dimanfaatkan secara optimal.
Eksperimen Peran Baru di Lini Depan
Langkah mengejutkan terjadi tatkala Liverpool memetik kemenangan 4-2 atas Sunderland pada pertandingan pramusim. Chiesa, yang menyumbang satu gol dalam laga tersebut, dipasang sebagai penyerang tengah alih-alih beroperasi di posisi sayap.
Rotasi ini terpaksa dilakukan karena krisis penyerang murni. Hugo Ekitike masih dalam tahap pemulihan cedera tendon Achilles, sementara Alexander Isak belum dapat diturunkan akibat patah tulang fibula pada musim lalu.
Eksperimen posisi baru tersebut disambut secara terbuka oleh sang pemain.
"Pelatih memainkan saya sebagai striker dan memang menginginkan saya di posisi itu. Sepanjang karier saya bermain sebagai winger, tetapi saya juga senang jika harus menjadi striker," katanya.
Walau merasa layak mendapatkan peran lebih besar pada musim lalu, Chiesa tetap menaruh rasa hormat terhadap segala keputusan taktis dari Arne Slot. Kehadiran Iraola kini dipandang sebagai momentum tepat untuk membuka lembaran baru dalam kariernya di Merseyside.
Gaya permainan Iraola dikenal menuntut intesitas tinggi, duel satu lawan satu di seluruh area, serta tekanan agresif sejak garis depan. Chiesa optimistis mampu menyatu dengan skema permainan tersebut.
Ujian berikutnya bagi Chiesa untuk meyakinkan Iraola bakal tersaji dalam laga uji coba pramusim melawan Wrexham yang digelar di Yankee Stadium, New York.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow