Harga Bitcoin Turun ke Level 62.721 Dolar AS Senin Pagi Ini
Harga Bitcoin berada di level 62.721 dolar AS pada Senin, 6 Juli 2026 pagi ini. Aset kripto terbesar tersebut mengalami penurunan harian sebesar 0,58 persen atau setara dengan pengurangan nilai 364 dolar AS dalam 24 jam terakhir.
Berdasarkan data harian, penurunan ini mengikis tren positif yang sempat terbangun pada akhir pekan lalu. Koreksi tipis tersebut juga berimbas pada performa tahunan Bitcoin yang tercatat minus 42,58 persen.
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.
Dinamika Pergerakan Pasar Kripto Awal Juli 2026
Sebelum terkoreksi pada Senin pagi, pasar kripto sempat menunjukkan gairah dalam beberapa hari sebelumnya. Komoditas digital ini berupaya keras keluar dari tekanan yang terjadi sejak akhir bulan lalu.
Fluktuasi Harga Bitcoin Akhir Pekan
Dilansir dari Kompas, harga Bitcoin pada Sabtu, 4 Juli 2026 pukul 09.42 WIB sebenarnya sempat naik 1,85 persen dalam 24 jam terakhir. Dalam satu jam pada waktu tersebut, harganya menguat 0,06 persen.
Secara mingguan, performa Bitcoin pada Sabtu lalu mencatat kenaikan sebesar 3,68 persen ke angka 62.432,43 dollar AS. Angka ini setara dengan sekitar Rp1,12 miliar dengan acuan kurs Rp17.963 per dollar AS.
Kenaikan rerata sebesar 1,94 persen per 24 jam pada saat itu membuat nilai kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai 1,25 triliun dollar AS atau setara Rp22.493 triliun.
Tren Penguatan Terakhir
Penguatan berlanjut hingga Minggu, 5 Juli 2026. Laporan Vietnam.vn menyebutkan bahwa harga Bitcoin melampaui level 63.000 dollar AS pada pukul 07.00 pagi waktu Vietnam, tepatnya di sekitar angka 63.022 dollar AS.
Harga pada hari Minggu tersebut merepresentasikan pertumbuhan sebesar 4,92 persen selama tujuh hari terakhir. Pergerakan ini sekaligus menjadi momentum pemulihan setelah Bitcoin sempat jatuh ke level 58.000 dollar AS pada 1 Juli 2026.
Pasar aset digital ini memang sempat mengalami tekanan berat pada akhir Juni. Tercatat, harga Bitcoin turun di bawah 60.000 dollar AS per koin selama perdagangan tanggal 30 Juni 2026 di pasar Amerika Serikat.
Perbandingan Performa Historis dan Pergerakan Ethereum
Meskipun sempat mencoba bangkit ke kisaran 62.523 dollar AS pada 4 Juli dan menembus 63.000 dollar AS pada 5 Juli, posisi Bitcoin saat ini masih jauh dari rekor tertingginya.
Bitcoin tercatat mengalami penurunan sekitar 50 persen dari rekor tertinggi sepanjang masanya. Rekor puncak tersebut berada di atas 126.000 dollar AS yang berhasil disentuh pada Oktober 2025 lalu.
Pergerakan harga Bitcoin ini juga masih menunjukkan keterikatan dengan pasar keuangan konvensional. Laporan pasar mengonfirmasi bahwa korelasi pergerakan harga Bitcoin dengan indeks pasar saham S&P 500 berada di angka 56 persen.
Di sisi lain, Ethereum sebagai aset kripto terbesar kedua menunjukkan pergerakan yang cenderung stagnan namun bertahan di zona hijau.
- Data CoinMarketCap per 5 Juli 2026 menunjukkan harga Ethereum mencatatkan kenaikan tipis 0,07 persen ke level 1.779,94 dolar AS.
- Secara tahunan, Ethereum mencatat performa yang kurang menggembirakan dengan persentase minus 30,80 persen.
- Ethereum diperdagangkan di kisaran 1.770 dollar AS pada akhir pekan, dengan pertumbuhan 0,84 persen dalam waktu 24 jam.
Berikut adalah tabel ringkasan perkembangan harga dua aset kripto utama tersebut berdasarkan data historis terdekat:
| Aset Kripto | Harga Akhir Juni / Awal Juli | Harga Akhir Pekan (4-5 Juli) | Harga Hari Ini (6 Juli) |
|---|---|---|---|
| Bitcoin (BTC) | 58.000 dollar AS | 63.022 dollar AS | 62.721 dolar AS |
| Ethereum (ETH) | – | 1.779,94 dolar AS | – |
Koreksi yang terjadi pada Senin pagi ini menjadi indikator bahwa pasar kripto masih berfluktuasi tinggi di tengah upaya mempertahankan level psikologis di atas 60.000 dollar AS.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow