Menu
Close
society

Informasi Berita Terkini

Inggris Uji Aturan Tactical Timeout untuk Batasi Kecurangan Kiper

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Praktik pemicu jeda taktis atau tactical timeout yang memanfaatkan penjaga gawang mulai dibatasi di sepak bola Inggris. Uji coba regulasi baru kini diresmikan untuk menekan aksi mengulur waktu tersebut. Sebuah klub diwajibkan tampil dengan 10 pemain selama satu menit saat kiper memperoleh penanganan medis di lapangan, seperti dilansir dari Bola.

Kebijakan ini merupakan hasil kesepakatan FA, Premier League, EFL, National League, dan WSL dengan izin IFAB. Prosedurnya dimulai ketika wasit mengizinkan fisioterapis masuk. Pelatih lantas diberi tenggat 10 detik untuk memilih satu pemain lapangan yang mesti keluar selama satu menit setelah pertandingan berlanjut.

Nama pemain tersebut wajib diserahkan kepada ofisial keempat. Apabila batas waktu habis tanpa ada keputusan dari pelatih, kapten tim secara otomatis ditunjuk untuk meninggalkan lapangan.

Laga putaran pendahuluan Carabao Cup antara Tranmere melawan Rochdale menjadi partai perdana yang menerapkan skema tersebut. Kompetisi A-League Australia dilaporkan BBC Sport turut menguji aturan serupa, namun kapten tim yang selalu keluar. Langkah tegas ini diambil akibat maraknya aksi kiper terduduk di lapangan demi memanggil tim medis. Momen tersebut kerap dipakai pemain lain berkumpul di area teknis untuk menerima instruksi pelatih sekaligus merusak ritme lawan.

Mantan pemain Liverpool, Danny Murphy, sebelumnya sempat menyuarakan ide serupa. Perubahan kecil ini dinilai memberi dampak masif demi menjaga keadilan di lapangan. "Saya pikir aturan ini bisa diubah dengan sangat cepat. Jika seorang kiper terjatuh karena cedera, daripada dia yang harus keluar, satu pemain lapangan saja yang keluar sehingga semuanya menjadi adil," ujar Murphy.

"Perubahan kecil, tetapi bisa membawa dampak yang sangat besar," imbuhnya. Sanksi pengurangan pemain diyakini efektif membuat tim berpikir ulang sebelum bersandiwara, terutama pada menit-menit akhir pertandingan saat dalam posisi tertekan.

Pengecualian Aturan

Regulasi penalti satu menit ini tidak berlaku universal. Pemain lapangan tak perlu keluar jika penanganan kiper terjadi akibat benturan dengan rekan setim, dilanggar lawan, mengalami pendarahan, atau cedera serius serta gegar otak.

Aturan juga gugur apabila kiper langsung diganti tanpa menyebabkan penundaan laga. Kendati demikian, muncul kekhawatiran bahwa regulasi ini dapat memicu pemain menahan sakit agar tidak merugikan tim.

Di sisi lain, IFAB mengonfirmasi evaluasi aturan mistaken identity yang diterapkan FIFA pada Piala Dunia 2026. Hasil uji coba regulasi kiper ini bakal dipantau sepanjang musim sebelum berpotensi menjadi regulasi permanen global pada musim 2027/2028.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed