Juan Roman Riquelme Puji Lionel Messi dan Lionel Scaloni di Piala Dunia 2026
Juan Roman Riquelme, legenda Timnas Argentina sekaligus Presiden Boca Juniors, memberikan pujian tinggi kepada Lionel Messi setelah membawa Argentina melaju ke final Piala Dunia 2026. Meskipun kalah dari Spanyol di partai puncak, Riquelme menilai perjalanan tim asuhan Lionel Scaloni sangat membanggakan.
Messi tampil luar biasa sepanjang turnamen, yang menurut Riquelme bahkan membuatnya bertanya-tanya apakah Messi sudah melampaui Diego Maradona sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah Argentina. "Semua dari kami beruntung bisa menyaksikan Messi bermain. Ketika kami memiliki Maradona, kami berpikir tidak akan pernah ada pemain lain seperti dia. Lalu Messi datang, dan sekarang dia bahkan membuat kami bertanya-tanya apakah dia lebih baik," ujar Riquelme kepada TyC Sports.
Riquelme juga memuji Lionel Scaloni, pelatih berusia 48 tahun, yang menurutnya pantas disebut sebagai salah satu pelatih terbaik dalam sejarah sepak bola Argentina. "Scaloni adalah satu di antara pelatih terbaik dalam sejarah sepak bola kami. Kami berterima kasih atas kebahagiaan yang telah diberikan olehnya, staf pelatih, dan para pemain," kata Riquelme.
Ia menambahkan bahwa Scaloni, Walter Samuel, dan Pablo Aimar sudah saling mengenal sejak usia muda, serta dirinya pernah bersama Roberto Ayala di Piala Dunia 2006. Hal ini menunjukkan ikatan kuat di antara mereka dalam membangun tim nasional.
Selain itu, Riquelme memberikan penghormatan kepada semua generasi juara Argentina, menegaskan bahwa setiap era memiliki pahlawan yang patut dihargai. "Bilardo, Menotti, Scaloni, Basile, semua pelatih yang pernah menang dan membawa kebahagiaan untuk negara ini layak mendapatkan ucapan terima kasih. Begitu juga dengan para pemain yang menjadi juara di setiap generasi," ujarnya.
Riquelme juga mengakui bahwa memenangkan sebuah turnamen bukan hal mudah dan menghargai peran besar yang dimainkan oleh para legenda seperti Maradona dan Messi. Mengenai Mario Kempes, yang membawa Argentina juara Piala Dunia 1978, ia menyatakan: "Saya memang tidak menyaksikan langsung permainan Kempes karena saat Argentina juara pada 1978 saya baru lahir. Namun, dari semua cerita yang saya dengar, dia adalah pemain yang sangat hebat dan menjadi sosok penting di balik keberhasilan tim nasional saat itu."
"Karena itu, saya rasa kita harus berterima kasih kepada mereka semua. Kami sangat beruntung bisa menyaksikan para pemain hebat dari berbagai generasi. Sebagai orang Argentina, saya hanya bisa berterima kasih atas semua kebahagiaan yang telah mereka berikan," tutup Riquelme.
Informasi ini dilansir dari Bola.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow