Menu
Close
society

Informasi Berita Terkini

Tujuh Pemain Argentina Akui Sangat Menghormati Kepemimpinan Lionel Messi

Smallest Font
Largest Font

Lionel Messi sempat menuai kritik selama bertahun-tahun lantaran dinilai tidak memberikan kontribusi maksimal bagi Argentina. Namun, penyerang legendaris tersebut akhirnya mematahkan keraguan dengan membawa Tim Tango menjuarai Copa America 2021 dan Piala Dunia 2022.

Kritik tajam bahkan pernah datang dari mendiang Diego Maradona pada sebuah wawancara pada tahun 2018 silam.

"Lionel Messi pemain hebat, tapi dia bukan pemimpin," kata Diego Maradona yang legendaris dalam sebuah wawancara pada 2018.

"Sebelum berbicara dengan pelatih dan pemain, dia akan bermain di PlayStation. Kemudian, di lapangan, dia ingin menjadi pemimpin," lanjutnya.

Meski demikian, Messi berhasil mengikuti jejak Maradona sebagai pilar utama dalam meraih trofi paling bergengsi di dunia sepak bola. Pemain berusia 35 tahun tersebut membuktikan kapasitasnya sebagai pemimpin yang luar biasa di Piala Dunia 2022.

Dilansir dari Bola, pengakuan atas kepemimpinan Messi datang langsung dari rekan-rekan setimnya yang berjuang di Qatar. Seluruh skuad Argentina menaruh rasa hormat yang sangat besar terhadap sang kapten.

Berikut adalah penuturan dari tujuh pemain Argentina mengenai sosok Lionel Messi beserta ungkapan rasa hormat mereka.

1. Rodrigo De Paul

Gelandang Argentina, Rodrigo De Paul, mengungkapkan sisi transparan dari seorang Messi di luar lapangan hijau.

"Anda memandangnya dengan jelas, tetapi ketika mulai berbagi berbagai hal dengannya, dia sangat transparan. Alih-alih memberi tahu apa pendapat Anda tentang dia, Anda merasa lebih ingin bertanya kepadanya tentang anak-anaknya apakah turut menonton pertandingan Valencia kontra Barcelona," kata De Paul kepada FIFA pada 2020.

"Ketika dia menjadi kaptenmu, kamu akan berperang untuknya jika dia memintamu. Satu-satunya yang tak tersentuh adalah Leo. Kita semua berkontribusi dengan melakukan apa pun yang dia minta dari kita," lanjut sang gelandang.

2. Angel Di Maria

Winger senior Angel Di Maria mengenang momen emosional saat bermain bersama Messi sejak Olimpiade 2008 yang mengubah perjalanan kariernya.

"Olimpiade 2008 mengubah seluruh hidup saya. Argentina memanggil saya untuk bermain untuk tim meskipun saya tidak menjadi starter untuk Benfica. Saya tidak akan pernah melupakan itu," kenang Di Maria dalam sebuah artikel untuk The Players Tribune.

"Turnamen itu memberi saya kesempatan bermain dengan Leo Messi, makhluk luar anggkasa, genius. Itu adalah hal paling menyenangkan yang pernah saya alami saat bermain sepak bola."

"Yang harus saya lakukan hanyalah berlari ke luar angkasa. Saya akan mulai berlari, dan bola akan sampai di kaki saya. Seperti sulap," lanjutnya.

3. Emiliano Martinez

Penjaga gawang Emiliano Martinez menegaskan bahwa ambisinya memenangkan trofi juara dunia adalah demi negara dan juga untuk Messi.

"Kami telah mengatakannya di Copa America, bahwa dia harus memenanginya. Saya melakukannya untuk negara saya terlebih dahulu dan kemudian untuknya," kata penjaga gawang Aston Villa itu kepada AFA Estudio.

"Bagi saya, menjadi juara dunia bukanlah pencapaian individu. Saya menginginkan kolektif, untuk negara saya, tetapi kemudian melakukannya untuk Leo adalah sentuhan akhir, karena dia adalah orang yang pantas mendapatkannya lebih dari siapa pun. Karena kerendahan hatinya, karena apa yang dia hasilkan untuk negara, memilikinya di depan kami adalah bonus," lanjut Emiliano.

4. Enzo Fernandez

Gelandang muda Enzo Fernandez mengaku selalu memetik pelajaran berharga dari kerendahan hati yang ditunjukkan oleh Messi.

"Saya selalu mengatakan Leo Messi adalah pemain yang saya kagumi. Saya selalu mencoba untuk belajar dari sini. Dia orang yang hebat dan telah memberi saya cinta dan dukungan di dalam tim," kata gelandang muda ini.

"Saya juga harus menghadapinya ketika bermain untuk Benfica di Liga Champions, saat dia memperkuat PSG. Tepat setelah itu, kami menjadi rekan satu tim di Argentina. Dia orang yang hebat.

Sangat rendah hati, pekerja keras. Dia pantas mendapatkan semua yang dia capai dalam sepak bola," lanjut Fernandez.

5. Lisandro Martinez

Bek Lisandro Martinez menceritakan bagaimana pidato Messi sebelum final Copa America 2021 mampu membakar semangat seluruh tim di lapangan.

"Messi adalah seorang pemimpin, dia adalah seorang pemenang. Dia adalah orang yang memakai ban kapten, orang yang berbicara. Leo berbicara di final. Saya tidak akan mengatakan dengan tepat apa yang dia katakan, tetapi sungguh, orang pasti ingin keluar dan menaklukkan seluruh lapangan," kenang sang bek tentang pidato Messi sebelum final Copa America 2021.

"Di dalam dan di luar lapangan, dia menjadi contoh bagi semua. Terima kasih Leo karena telah menjadi pemimpin kami menuju impian besar yang kami raih ini. Dia pesepak bola terbaik yang pernah ada!!" lanjut bek Manchester United itu di Instagram setelah menjuarai Piala Dunia 2022 bersama Messi.

6. Alexis Mac Allister

Alexis Mac Allister mengenang rasa cemas dan gugup yang ia rasakan saat pertama kali bertemu langsung dengan sang megabintang.

"Saya sangat gugup, tangan saya gemetar," kenang gelandang Brighton itu tentang pertemuan pertamanya dengan Messi dalam sebuah wawancara dengan CNN.

"Saya pria yang sangat pemalu, jadi, ya, saya sangat gugup, tetapi kemudian Anda menyadari betapa rendah hatinya dia," ungkapnya.

"Pada saat itu saya bermain di Boca Juniors. jadi kami datang dari Argentina. Saya pikir itu adalah laga melawan Spanyol untuk pertandingan persahabatan. Kami tiba dan dia sedang makan malam, jadi ya, saya pergi ke meja dan menyapa dengan tangan saya-gemetar, saya berkeringat, tetapi itu adalah momen yang luar biasa," lanjutnya.

7. Julian Alvarez

Penyerang muda Julian Alvarez menganggap sebuah kehormatan besar bisa bermain dan membantu Messi di atas lapangan.

"Bagi saya, Messi selalu dalam kondisi terbaik. Bahkan ketika tidak dalam kondisi yang fit, dia tetap yang terbaik, karena apa yang bisa dia lakukan. Ini luar biasa," kata penyerang itu kepada situs resmi Man City menjelang Piala Dunia 2022.

"Jelas, memiliki dia di tim adalah hak istimewa dan saya akan membantunya dan seluruh tim membawa kegembiraan bagi Argentina. Dia memimpin tim dengan cara yang hebat dan ini tercencan sebelum final Copa America. Dia mengucapkan beberapa kata yang luar biasa," ungkap Alvarez.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed