Lionel Messi Ungkap Makna Emosional di Balik Selebrasi Menunjuk Langit
Lionel Messi membuktikan bahwa usia bukan halangan untuk tetap bersinar di lapangan hijau. Seperti dikutip dari Bola, kapten tim nasional Argentina tersebut tetap menyuguhkan permainan gemilang pada ajang Piala Dunia 2026 meski telah menginjak usia 38 tahun. Karier pesepak bola yang dijuluki La Pulga ini dipenuhi oleh berbagai rekor dan gelar bergengsi.
Ia sukses membangun reputasi sebagai salah satu pencetak gol paling produktif mulai dari sejarah bersama Barcelona di Camp Nou, merengkuh trofi Piala Dunia 2022, hingga berlanjut di Inter Miami. Namun, di luar catatan statistik dan tumpukan penghargaan individu, terdapat satu kebiasaan yang selalu melekat erat pada dirinya. Setiap kali berhasil membobol gawang lawan, Messi hampir selalu menengadah ke langit sembari mengangkat kedua jari telunjuknya.
Gestur perayaan gol yang sederhana tersebut ternyata menyimpan makna personal yang sangat mendalam bagi sang bintang. Selebrasi menunjuk ke arah langit itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan khusus kepada neneknya, Celia Olivera Cuccittini, yang wafat pada tahun 1998 silam.
Celia memiliki andil yang sangat besar pada masa awal perjalanan karier sepak bola Messi. Sosok neneknya merupakan orang yang setia mengantar Messi ke sesi latihan pertama, serta terus meyakinkan pelatih agar cucunya diberikan kesempatan bermain walau mempunyai postur tubuh yang kecil. "Saya melakukan ini karena setiap gol saya dedikasikan untuk nenek saya."
Pernyataan singkat tersebut menjadi alasan utama mengapa Messi terus mempertahankan gaya selebrasi itu selama bertahun-tahun. Kebiasaan tersebut tetap terjaga bahkan setelah dirinya mengoleksi ratusan gol pada berbagai kompetisi resmi.
Variasi Gaya Selebrasi Lain
Menunjuk ke arah langit memang menjadi identitas utama, namun Messi juga tercatat beberapa kali melakukan variasi perayaan gol sepanjang kariernya. Ia kerap berlari menjauh dari gawang dengan merentangkan kedua tangan lebar-lebar sebelum akhirnya dipeluk oleh rekan-rekan setimnya. Pemain kelahiran Rosario ini juga pernah melakukan selebrasi yang didedikasikan secara khusus untuk menyambut kelahiran anak-anaknya.
Momen kebahagiaan tersebut ia rayakan lewat gestur mengisap ibu jari yang diarahkan langsung ke kamera pertandingan. Salah satu aksi perayaan gol paling ikonik lainnya tercipta pada laga El Clasico tahun 2017 di markas Real Madrid. Usai mencetak gol kemenangan dramatis pada masa injury time, Messi melepaskan jerseynya lalu mengangkatnya tinggi-tinggi ke hadapan tribune suporter lawan untuk memamerkan nama serta nomor punggungnya.
Momen emosional lainnya juga sempat terekam pada laga perempat final Piala Dunia 2022 sewaktu Argentina berhadapan dengan Belanda. Seusai mencetak gol melalui titik penalti, Messi berdiri tegak di depan bangku cadangan tim lawan sembari menangkupkan kedua telapak tangan ke telinganya.
Aksi spontan itu diyakini kuat sebagai bentuk respons langsung terhadap pernyataan pelatih Belanda saat itu, Louis van Gaal. Sebelum pertandingan dimulai, Van Gaal sempat melontarkan kritik terkait kontribusi permainan Messi ketika timnya tidak sedang menguasai bola.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow