Luis Figo Ungkap Penyesalan Terbesar dalam Karier Sepak Bola
Legenda sepak bola asal Portugal Luis Figo mengungkapkan keinginan untuk mengubah hasil sejumlah pertandingan masa lalu yang gagal ia menangkan saat ditemui di Jakarta pada Minggu (13/7/2026) malam, dilansir dari Bola.
Mantan pemain yang pernah meraih gelar Ballon d'Or pada tahun 2000 ini mengakui adanya penyesalan terkait hasil akhir dari laga-laga penting yang pernah ia jalani selama berkarier di level internasional.
"Semua pertandingan yang bisa saya menangkan, saya ingin mengubah hasilnya. Karena, ya, begitulah adanya. Tapi, yah, saya rasa tidak ada yang akan berubah saat ini," ujar Figo.
Salah satu pertandingan utama yang paling membekas di ingatan mantan penggawa Real Madrid tersebut adalah momen kekalahan dramatis pada partai final Piala Eropa.
"Mungkin, jika saya harus memilih, saya punya banyak pilihan. Karena ini adalah final Euro, tetapi saya rasa bagi saya pertandingan itu menggambarkan apa itu sepak bola. Terkadang sepak bola memberi Anda, terkadang sepak bola mengambil sesuatu Anda," jelas Figo.
Pertandingan yang dimaksud adalah final Euro 2004 ketika Timnas Portugal selaku tuan rumah dipaksa menyerah dengan skor 0-1 dari Timnas Yunani. Selain turnamen tersebut, Figo juga menyoroti kegagalan di kompetisi tertinggi antarnegara dua tahun berikutnya.
"Mungkin semifinal melawan Prancis di Piala Dunia 2006. Saya rasa jika saya memiliki kesempatan untuk mengubah hasilnya, saya akan mengubahnya. Dan itu memberi saya kemungkinan untuk berada di final dan bermain di final Piala Dunia," tandas Figo.
Langkah Portugal pada Piala Dunia 2006 di Jerman harus terhenti di babak empat besar setelah ditumbangkan oleh Prancis, yang sekaligus menutup peluang Figo untuk tampil di final Piala Dunia sepanjang kariernya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow