Ronaldo Nazario Ungkap Penyebab Penurunan Performa Cristiano Ronaldo
Faktor kondisi fisik menjadi alasan utama Cristiano Ronaldo tidak lagi tampil dominan seperti masa jayanya. Penurunan performa tersebut terlihat jelas dalam turnamen internasional terakhir sang bintang.
Seperti dikutip dari Bola, legenda sepak bola Brasil Ronaldo Nazario menilai bahwa Cristiano Ronaldo dan Neymar telah sampai pada titik di mana tubuh mereka tidak lagi mampu memenuhi tuntutan kompetisi tingkat tinggi.
Ronaldo Nazario menyampaikan pandangannya mengenai situasi yang dihadapi oleh kedua pemain bintang tersebut dalam tayangan "Resenha do 9" di ESPN Brasil.
"Biasanya, tubuh akan memberi tahu bahwa Anda sudah tidak bisa mengikuti ritme lagi. Saya rasa Cristiano dan Neymar sama-sama sudah mencapai titik kesepakatan antara diri mereka dengan tubuh mereka, bahwa melawan kondisi fisik adalah pertarungan yang sangat sulit untuk dimenangkan," kata Ronaldo.
Mantan penyerang legendaris tersebut menambahkan bahwa Cristiano Ronaldo masih memiliki kapasitas bersaing di Liga Pro Saudi. Kendati demikian, panggung sebesar Piala Dunia menghadirkan tantangan yang jauh lebih berat karena level permainan yang sangat tinggi.
"Cristiano memiliki usia karier yang bahkan lebih panjang, tetapi mungkin dia masih memiliki level untuk bermain di Arab Saudi. Sementara di Piala Dunia, kita melihat bahwa tantangannya jauh lebih berat karena level permainannya jauh lebih tinggi," lanjutnya, dilansir World Soccer Talk.
Menurut mantan pemain Inter Milan dan Barcelona itu, penurunan kebugaran memaksa pemain yang semula mengandalkan kecepatan serta daya ledak untuk menyesuaikan gaya bermain mereka. Pada akhirnya, kondisi fisik menjadi penentu durasi karier seorang pesepak bola.
"Biasanya tubuh akan memberi peringatan. Dulu Anda bisa melewati siapa pun, berlari menembus pertahanan lawan, tetapi sekarang sudah tidak seperti itu lagi sehingga harus mencari solusi lain. Saya rasa, pada dasarnya memang seperti itu. Sebesar apa pun gairah, kecintaan pada sepak bola, dan keinginan untuk terus bermain selamanya, pada akhirnya tubuhlah yang menentukan semuanya," tutur Ronaldo.
Perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026 berakhir di babak 16 besar setelah menelan kekalahan 0-1 dari Spanyol. Cristiano Ronaldo menyudahi kompetisi tersebut dengan mengemas tiga gol dari enam pertandingan.
Dalam fase grup, Cristiano Ronaldo tidak mencetak gol pada laga pembuka kontra RD Kongo, tetapi berhasil memborong dua gol ketika melawan Uzbekistan. Satu gol tambahan ia cetak melalui penalti saat mengalahkan Kroasia di babak 32 besar.
Setelah pertandingan melawan Kroasia, kapten Portugal itu absen mencatatkan namanya di papan skor, termasuk saat disingkirkan Spanyol lewat gol Mikel Merino di masa injury time. Walau demikian, ia mengukir sejarah sebagai pemain pertama yang mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda, yang juga menjadi penampilan internasional terakhirnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow