Menu
Close
society

Informasi Berita Terkini

Ruben Neves Ungkap Rutinitas Kirim Pesan WhatsApp ke Mendiang Diogo Jota

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Rasa kehilangan terhadap Diogo Jota tampaknya masih membekas mendalam bagi Ruben Neves. Seperti dikutip dari Bola, Neves mengaku tetap mengirimkan pesan kepada sahabatnya itu melalui aplikasi WhatsApp meski sang pemain telah tiada. Diogo Jota meninggal dunia pada usia 28 tahun akibat kecelakaan mobil di Provinsi Zamora, Spanyol, pada 3 Juli 2025.

Peristiwa tragis itu terjadi saat ia berada di dalam Lamborghini bersama adiknya, Andre Silva. Laporan saat kejadian menyebutkan bahwa ban mobil yang mereka kendarai pecah hingga mengakibatkan kendaraan keluar dari jalur. Jota dan Andre Silva mengembuskan napas terakhir dalam insiden tersebut.

Prosesi pemakaman kemudian dilaksanakan di kampung halaman mereka di Gondomar, Portugal. Sejumlah mantan rekan setim Jota turut hadir memberikan penghormatan terakhir.

Dalam sebuah wawancara bersama program "Alta Definicao" di SIC, Ruben Neves membagikan metodenya untuk mengatasi rasa kehilangan yang mendalam. Gelandang berusia 29 tahun ini menyatakan masih aktif terhubung di grup WhatsApp yang juga berisi istri mendiang, Rute Cardoso.

"Saya masih berbicara dengannya. Hanya sedikit orang yang mengetahui hal ini," ujar Neves."Kami memiliki grup WhatsApp yang berisi Rute, Diogo, dan saya. Grup itu masih ada dan kami masih berbicara di sana," tutur Neves."Setiap kali terjadi sesuatu yang spesial, saya membuka kembali percakapan yang saya arsipkan di WhatsApp dan terus mengirimkan pesan kepadanya," kata Neves.

Mantan pemain Porto dan Wolverhampton Wanderers ini juga mengakui bahwa hari setelah ia menerima kabar duka tersebut merupakan momen paling berat sepanjang hidupnya.

Kenangan Manis dari Sang Istri

Pernyataan emosional dari Neves ini mengemuka tidak lama setelah Rute Cardoso mengenang hari jadi pernikahan mereka. Jota dan Rute mengikat janji suci pada 22 Juni 2025, tepat seminggu sebelum kecelakaan maut itu terjadi.

Pasangan yang telah memadu kasih selama lebih dari sepuluh tahun ini telah dikaruniai tiga orang anak. Untuk memperingati momen pernikahan mereka, Rute mengunggah video pidato Jota saat resepsi melalui media sosial Instagram.

"Dunia mungkin tahu ke mana masa depan akan membawa kami, mungkin ada seseorang di sini yang lebih tahu daripada saya. Namun, yang pasti, saya tidak tahu dan itu tidak penting selama saya bersamamu. Aku akan mencintaimu selamanya, Branquinha," ucap Jota dalam video tersebut.

Penghormatan terhadap mendiang juga ditunjukkan oleh Timnas Portugal yang tengah berlaga di ajang Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Skuad besutan Roberto Martinez mengenakan gelang khusus bertuliskan nama seluruh anggota tim termasuk Diogo Jota.

Gelang penghormatan tersebut diserahkan langsung oleh Perdana Menteri Portugal, Luis Montenegro, sebelum kompetisi dimulai. Pemain Paris Saint-Germain, Vitinha, menyebutkan bahwa para pemain diberikan kebebasan penuh untuk memakainya.

"Pada dasarnya, ketika kami bertemu Perdana Menteri, beliau memberikan gelang ini kepada kami. Gelang itu dibuat agar bisa dipakai saat pertandingan. Di dalamnya terdapat nama semua pemain, termasuk nama spesial Diogo Jota," kata Vitinha."Beliau membebaskan kami untuk memilih apakah ingin memakainya atau tidak, baik saat beraktivitas maupun ketika bertanding. Kami menerimanya dengan penuh rasa hormat dan memutuskan untuk mengenakannya," ujar Vitinha.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed