Menu
Close
society

Informasi Berita Terkini

Persib Bandung Dekati Kesepakatan dengan Mariano Peralta

Smallest Font
Largest Font

Persib Bandung dilaporkan telah mencapai kesepakatan verbal untuk mendatangkan penyerang sayap asal Argentina, Mariano Peralta, pada bursa transfer menjelang kompetisi musim baru, Kamis (2/7/2026).

Dilansir dari Bola, kabar mengenai pergerakan transfer klub asal Jawa Barat tersebut pertama kali diungkapkan oleh seorang jurnalis asal Italia, Lorenzo Lepore. Persib Bandung kini berada di posisi terdepan dalam perburuan tanda tangan pemain yang musim lalu membela Borneo FC tersebut.

"Persib Bandung telah mencapai kesepakatan verbal dengan Mariano Peralta dan saat ini unggul atas Johor Darul Ta'zim dan Lion City Sailors," tulis Lepore melalui akun Instagram pribadinya, Kamis (2-7-2026).

Persib Bandung dilaporkan hampir merampungkan proses kepindahan ini, meskipun dokumen kontrak resmi antar kedua belah pihak belum ditandatangani. Posisi Persib juga belum sepenuhnya aman karena klub asal Malaysia, Johor Darul Ta'zim (JDT), masih berpotensi memberikan penawaran finansial yang lebih besar.

"Klub asal Indonesia ini sudah dekat untuk menuntaskan kesepakatan, meski kontrak belum resmi ditandatangani dan Johor masih bisa masuk dalam persaingan dalam beberapa hari atau Minggu ke depan dengan tawaran finansial yang lebih kuat," lanjut Lepore.

Langkah JDT untuk merekrut Peralta sendiri masih terganjal regulasi kuota pemain asing. Klub raksasa Malaysia tersebut diwajibkan melepas salah satu legiun asing mereka terlebih dahulu sebelum bisa mengajukan tawaran resmi kepada sang pemain.

"Namun, klub Malaysia itu harus terlebih dahulu melepas salah satu pemain asingnya sebelum dapat melancarkan upaya serius untuk mendapatkan pemain asal Argentina tersebut," sambung Lepore.

Sebelum Persib Bandung mencuat sebagai calon kuat pelabuhan baru Peralta, Persija Jakarta sempat menjadi tim yang paling difavoritkan untuk memboyongnya. Selain Persija, performa apik penyerang berusia 28 tahun itu juga menarik minat dari Dewa United dan Persebaya Surabaya.

Sepanjang kompetisi musim lalu, pemain yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik BRI Super League 2025/2026 ini tampil sangat produktif. Peralta tercatat sukses menyumbangkan 20 gol dan 14 assist dari total 34 pertandingan bersama Borneo FC.

Mantan pelatih Persik Kediri, Divaldo Alves, turut memberikan analisisnya terkait rumor transfer sang pemain. Menurut arsitek tim asal Portugal tersebut, karakter bermain Peralta yang agresif sebenarnya dinilai lebih melengkapi kebutuhan taktik di skuad Persija Jakarta.

"Persija Jakarta atau Persib Bandung, dua klub yang bagus. Tapi, gaya Mariano Peralta menurut saya lebih cocok dengan Persija. Beberapa pemain di sana seperti Allano keluar, itu mungkin buka ruang untuk dia," ujar Divaldo Alves, eks pelatih Persik Kediri.

Divaldo menambahkan bahwa kehadiran Peralta akan tetap memberikan dampak positif yang besar bagi kedalaman skuad, sekalipun Persija mempertahankan penyerang sayap mereka. Pelatih yang kini menukari klub Angola, Interclube, itu tetap mengunggulkan Persija sebagai tim yang paling pas bagi Peralta.

"Kalau masih ada Allano juga tidak masalah, malah bisa membuat tim lebih kuat lagi. Tapi, saya kira Persija lebih cocok untuk Mariano Peralta," imbuh Divaldo.

Lebih lanjut, Divaldo Alves memuji kualitas individu sang winger yang dianggapnya memiliki kemampuan khusus untuk mengubah jalannya sebuah pertandingan. Berdasarkan pengalamannya saat memimpin Persik Kediri, Peralta kerap menjadi pembeda melalui aksi-aksi penetrasinya ke area pertahanan lawan.

"Peralta pemain luar biasa, punya kualitas tinggi. Saya sudah beberapa kali melawan dia, waktu itu saya masih melatih di Persik. Mariano Peralta dengan dua atau tiga kali attacking, dia sendiri yang cari gol dan buka ruang semua untuk Borneo menang," puji Divaldo.

Divaldo juga mengungkapkan bahwa nama Peralta sudah sempat menjadi perbincangan di kalangan klub-klub Eropa saat sang pemain masih berusia muda. Kehadiran pemain dengan statistik dan kualitas seperti Peralta dinilai sangat berdampak positif bagi perkembangan kompetisi sepak bola di Indonesia.

"Berarti, itu pemain memang luar biasa. Tapi, sejak lama saya sudah tahu dia, i know about him in Europe sometimes. Kadang-kadang di Eropa ada beberapa klub yang ngomong dia waktu dia muda. Tapi, sekarang dia di Indonesia, itu bagus untuk sepak bola Indonesia," kata Divaldo.

Kualitas individu yang konsisten di atas lapangan hijau menjadi alasan utama mengapa Peralta menjadi komoditas panas pada bursa transfer musim ini.

"Sepak bola Indonesia butuh pemain yang seperti itu. Yang bisa kasih statistik, yang bisa kasih bagus, dan pemain yang bisa merubah pertandingan. Pemain memang kualitas tinggi," tutur Divaldo.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed