Menu
Close
society

Informasi Berita Terkini

PSSI Waspadai Provokasi Mental Vietnam di Piala AFF 2026

Smallest Font
Largest Font

Badan Tim Nasional (BTN) PSSI mengidentifikasi Vietnam sebagai lawan paling tangguh bagi Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026, dengan fokus utama mengantisipasi taktik provokasi yang kerap memengaruhi mental pemain.

Dilansir dari Bola, Skuad Garuda dijadwalkan menjamu Vietnam di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada tanggal 3 Agustus 2026 dalam turnamen yang berlangsung dari 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 tersebut.

"Kalau dilihat peta kekuatan, peta kekuatan lawan yang pasti di grup kita yang harus betul-betul kita waspadai adalah, yang harus kami perhitungkan adalah Vietnam," ujar Sumardji, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI.

Timnas Indonesia tercatat mengantongi rekor buruk setelah menelan kekalahan 0-1 pada fase grup Piala AFF 2024 dan tumbang 0-2 di babak semifinal Piala AFF 2022 dari tim berjuluk Golden Star Warriors itu.

"Dan kita tahu bagaimana Vietnam caranya membuat kami terprovokasi, membuat kami lemah, baik secara fisik maupun mental. Mungkin fisik oke, tetapi mental lemah. Kenapa?" ucap Sumardji.

Pihak internal tim nasional kini mulai merumuskan strategi khusus guna meredam kebiasaan lawan dalam memancing emosi pemain di lapangan pertandingan.

"Saya menilai, saya kan sudah mendampingi tim untuk turnamen-turnamen di Asia Tenggara ini, sudah khatam, lah, begitu. Jadi tahu, lah, caranya seperti apa," jelas Sumardji.

Evaluasi menyeluruh terus dilakukan oleh manajemen bersama jajaran staf kepelatihan demi mendongkrak ketahanan mental para penggawa Garuda saat menghadapi tekanan lawan.

"Tapi kali ini, saya selalu diskusi dengan tim kepelatihan, dan saya akan memberikan masukan kepada tim kepelatihan agar supaya hal-hal yang selama ini dipakai Vietnam untuk melemahkan mental kami, itu harus kami minimalkan dan harus kami hadapi, dan kami bisa lebih tinggi dari sisi mental," ucap Sumardji.

Kegagalan pada beberapa pertemuan sebelumnya dinilai menjadi bukti bahwa faktor psikologis memegang peranan krusial dalam menentukan hasil akhir laga.

"Itu penting. Ini penting. Kenapa? Selama ini kami selalu kalah oleh mental, dan ini sudah dibuktikan," lanjut Sumardji.

Selain bersaing dengan Vietnam, Timnas Indonesia juga tergabung bersama Singapura, Kamboja, dan Timor Leste di Grup A.

"Yang kedua, berkaitan dengan peta kekuatan, yang pasti kami juga tidak boleh meremehkan Kamboja. Kita tahu Kamboja juga sekarang ini sudah boleh dikatakan mulai membaik, mulai membaik kalau dibandingkan dengan tahun-tahun lalu," ucap Sumardji.

Langkah awal pembenahan akan diwujudkan melalui koordinasi intensif dalam menentukan komposisi pemain yang dipanggil ke pemusatan latihan.

"Sehingga, dengan peta kekuatan grup ini saja, kami harus betul-betul mempersiapkan itu dengan sebaik-baiknya. Apa yang harus kami siapkan? Yang pertama, kolaborasi antara Ketua Badan Timnas dengan pelatih, antara BTN dan tim pelatih, ini harus nyata. Bentuknya satu, penyiapan pemanggilan pemain itu harus betul-betul yang memang tepat," papar Sumardji.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed