Enam Negara Asia Ikuti Turnamen Tenis Meja di Bandung
Sebanyak 115 atlet tenis meja dari enam negara Asia berkompetisi dalam ajang 2nd STIGA Table Tennis ASEAN Club Championship 2026 yang digelar di Graha Sanusi Universitas Padjadjaran, Bandung, pada 11-13 Juni 2026.
Dilansir dari Bola, turnamen antarklub bergengsi ini menjadi ruang pembinaan dari level akar rumput yang melibatkan klub-klub terbaik Asia Tenggara. Kompetisi ini diikuti oleh 14 tim pada kategori utama Mix Open serta 11 tim pada kategori STIGA Cup U-13 Team Event.
Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Wijaya M. Noeradi, menyatakan dukungan penuh terhadap kompetisi antarklub luar negeri ini demi penguatan tata kelola olahraga nasional dari tingkat bawah.
“Pada prinsipnya kami sangat mendukung. Dalam tatanan keolahragaan dan tata kelola olahraga, basis dari setiap cabang olahraga dalam gerakan Olimpiade itu adalah klub,” kata Wijaya M. Noeradi, Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
Wijaya M. Noeradi menambahkan bahwa kejuaraan ini bernilai penting karena mempertemukan klub-klub antarnegara di kawasan ASEAN.
“Jadi kami sangat mendukung kegiatan ini karena merupakan kejuaraan antarklub, terlebih melibatkan negara-negara ASEAN,” lanjut Wijaya M. Noeradi, Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
Sementara itu, Ketua Panitia, Yon Mardiyono, memandang turnamen ini sebagai langkah konkret komunitas untuk menjaga kelangsungan prestasi atlet saat organisasi sedang menghadapi dinamika internal.
"Turnamen 2nd STIGA Table Tennis Asean Club Championship 2026 ini bukan sekadar kompetisi biasa. Bagi kami, ini adalah 'Konferensi Meja Hijau’. Sebuah gerakan nyata dari level akar rumput untuk membuktikan bahwa ketika organisasi formal sedang menghadapi dinamika dan tantangan, gairah dan nadi prestasi tenis meja nasional harus tetap berdetak kencang melalui kemandirian klub-klub kita," tegas Yon Mardiyono, Ketua Panitia.
Kategori utama Mix Open diikuti oleh UST Philippines (Filipina), Thonburi University (Thailand), Sukma Johor (Malaysia), Xiaobaiqiu (Singapura), serta VietED Team, Hai Duong Team, dan Mobi - Hoang Chop - Win (Vietnam). Tuan rumah Indonesia menurunkan tujuh klub meliputi Arwana Jaya, SIM Lampung, Sukun Kudus, SCM Lampung, PRG Bali, ONIC Sports, dan Bandung Indonesia.
Untuk STIGA Cup U13 Team Event, kompetisi mempertemukan Xiaobaiqiu A dan Xiaobaiqiu B asal Singapura dengan sembilan klub Indonesia, yaitu Onic Sport, Sukun Kudus, PRG Bali A, PRG Bali B, ATTA, PTMSI Paser, Arwana Jaya, SIM Lampung, serta SCM Lampung. Persaingan semakin ketat dengan kehadiran atlet Thailand Orawan Paranang, peraih medali SEA Games, serta penerapan sistem Golden Point pada skor 10-10 sesuai format ITTF terbaru.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow