Harga Sembako Hari Ini Stabil Namun Cabai Rawit Merah di Jawa Timur Melonjak
Fluktuasi komoditas pangan mewarnai pergerakan harga sembako hari ini, Minggu, 5 Juli 2026, di sejumlah pasar tradisional Indonesia.
Berdasarkan data terbaru dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok, harga cabai rawit sekarang di wilayah Jawa Timur tercatat mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Sebaliknya, mayoritas harga kebutuhan pokok Jawa Timur lainnya, seperti beras dan minyak goreng, terpantau relatif stabil tinggi tanpa ada lonjakan drastis.
Kenaikan harga cabai rawit merah di pasar tradisional ini diduga dipengaruhi oleh faktor cuaca di wilayah sentra produksi.
Detail Perkembangan Harga Komoditas Pangan di Jawa Timur
Menurut info harga pangan pasar tradisional dari Lenterainspiratif.id, harga cabai rawit merah merangkak naik ke angka Rp39.467 per kilogram.
Kenaikan ini kontras dengan beberapa komoditas sayur dan bumbu dapur lain yang justru mengalami tren penurunan harga. Untuk memberikan rincian perubahan komoditas utama di wilayah ini, berikut adalah rangkuman data perbandingan harga sembako di tingkat konsumen.
| Nama Komoditas Pangan | Harga Rata-Rata per Kilogram | Status Perubahan Harga |
|---|---|---|
| Cabai Rawit Merah | Rp39.467 | Naik |
| Cabai Merah Besar | Rp38.257 | Turun |
| Bawang Merah | Rp29.742 | Turun |
| Daging Sapi Murni | Rp117.846 | Stabil |
| Minyak Goreng Kemasan Premium | Rp20.485 | Stabil |
| Gula Pasir Lokal | Rp16.892 | Stabil |
Tren Penurunan Cabai Merah Besar dan Bawang Merah
Berbeda dari cabai rawit merah, harga cabai merah besar justru turun menjadi Rp38.257 per kilogram.
Komoditas bawang merah juga terpantau turun ke level Rp29.742 per kilogram. Para pedagang di pasar tradisional menyebutkan bahwa melimpahnya pasokan dari daerah pencatatan panen membuat harga kedua bahan dapur tersebut merosot selama dua hari terakhir.
Selain pergerakan harga di Jawa Timur, fluktuasi juga terjadi pada komoditas pemanis utama di beberapa provinsi lain di Indonesia.
Data dari Databoks Katadata mencatat bahwa pergerakan harga komoditas ini bervariasi antar-wilayah karena pengaruh rantai distribusi. Warga sering mengeluhkan persoalan mengenai "berapa harga gula pasir per kilo" di daerah mereka yang kerap berbeda.
- Jawa Barat: Harga rata-rata gula pasir lokal di pasar tradisional berada di angka Rp18.450 per kilogram.
- Banten: Komoditas gula pasir lokal di pasar tradisional wilayah ini diperdagangkan sebesar Rp18.350 per kilogram.
- Sulawesi Tenggara: Harga jual rata-rata gula pasir lokal terpantau menyentuh level Rp19.100 per kilogram.
Perbedaan harga antar-provinsi ini dipengaruhi oleh biaya logistik pengiriman dari pabrik tebu menuju pasar tradisional lokal.
Stabilitas Bahan Pokok Lain dan Pengaruh Eksternal
Di wilayah Semarang, Jawa Tengah, terdapat laporan mengenai anjloknya harga daging ayam dan telur ayam ras akibat libur sekolah.
Menurut laporan Espos, terhentinya program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa liburan sekolah memicu penurunan drastis permintaan dari penyedia katering. Penurunan permintaan massal ini membuat pasokan di tingkat peternak menumpuk, sehingga menekan harga jual daging ayam potong hingga berada di bawah batas normal harian.
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.
Sementara itu, di beberapa daerah luar Jawa, pedagang masih memantau perkembangan pasokan harian guna mengantisipasi kenapa harga sembako naik turun secara mendadak. Pemerintah daerah melalui dinas perdagangan terus melakukan inspeksi mendadak ke pasar pasar induk guna memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman dan mencegah aksi spekulasi oleh oknum distributor.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow