Menu
Close
society

Informasi Berita Terkini

PSIM Yogyakarta Resmi Lepas Penyerang Sayap Anton Fase

Smallest Font
Largest Font

PSIM Yogyakarta resmi mengakhiri kerja sama dengan penyerang sayap asal Belanda, Anton Fase. Kontrak pemain berusia 26 tahun tersebut dipastikan tidak diperpanjang untuk mengarungi musim depan.

Seperti dikutip dari Bola, Anton Fase didatangkan Laskar Mataram pada kompetisi BRI Super League 2025/2026. Manajemen awalnya berharap kehadiran sang pemain mampu meningkatkan kreativitas lini serang tim.

Namun, perjalanan mantan pemain NEC Nijmegen itu bersama klub asal Kota Gudeg tidak berjalan mulus. Masalah cedera engkel di tengah musim membatasi kontribusi sang pemain secara signifikan.

Anton Fase bahkan tercatat absen dan tidak lagi memperkuat tim sejak pekan ke-15 hingga kompetisi berakhir. Sepanjang musim lalu, ia hanya tampil dalam sembilan pertandingan dari total 34 laga yang dijalani PSIM Yogyakarta.

Meski menit bermainnya terbatas, pemain yang bergabung sejak Agustus 2025 ini sempat memberikan kontribusi. Anton Fase menyumbangkan dua gol dan satu assist untuk Laskar Mataram.

General Manager PSIM, Steven Sunny, menjelaskan bahwa performa Anton Fase sebenarnya sangat menjanjikan pada awal musim. Kehadiran pemain asal Belanda tersebut dinilai sempat memberi warna baru bagi sektor penyerangan.

Menurut Steven Sunny, kendala cedera menjadi penyebab utama yang membuat performa Anton Fase tidak dapat berkembang secara maksimal. Proses pemulihan yang memakan waktu lama juga menyulitkan sang pemain kembali ke kondisi terbaik.

"Waktu awal musim penampilannya cukup bagus dan sangat membantu tim. Sayangnya dia mengalami cedera retak di bagian jari kaki pada pertengahan musim dan pemulihannya memang memakan waktu yang cukup signifikan dari ekspektasi," ujar Steven, Jumat (3/7/2026).

Manajemen PSIM Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan sang penyerang sayap selama berkostum Laskar Mataram.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan dedikasi Anton dengan tim dan kami mendoakan yang terbaik untuk perjalanan karier Anton selanjutnya," lanjut Steven.

Di sisi lain, Anton Fase mengaku tetap memiliki kesan yang mendalam selama membela PSIM Yogyakarta. Ia merasa disambut dengan baik sejak pertama kali menginjakkan kaki di lingkungan tim kebanggaan masyarakat Yogyakarta tersebut.

"Sejak awal saya datang ke klub ini, semua orang sangat membantu, penuh kasih, dan peduli. Saya juga merasa bahagia dengan seluruh hubungan yang telah saya bangun bersama para pemain, staf, dan semua orang di lingkungan klub," kata Anton.

Pemain berusia 26 tahun itu juga menyampaikan apresiasi kepada kelompok pendukung Laskar Mataram yang selalu memberikan motivasi selama ia berkarier di Indonesia.

"Saya sangat senang bisa bermain untuk klub yang begitu indah dengan suporter yang luar biasa. Saya berharap mereka mendapatkan banyak keberuntungan di musim depan. Untuk para suporter, semoga sukses, dan sampai jumpa lagi," lanjutnya.

Keputusan melepas Anton Fase menambah panjang daftar perombakan skuad Laskar Mataram untuk musim depan. Penyerang sayap asal Belanda ini menjadi nama kelima yang resmi meninggalkan tim.

Sebelum menyepakati perpisahan dengan Anton Fase, manajemen PSIM Yogyakarta tercatat sudah menyudahi kerja sama dengan empat pemain lain, yakni Ikhsan Chan, Deri Corfe, Donny Warmerdam, dan Andy Setyo.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed